Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendapatan Bunga Kerek Laba Bersih Bank Mantap

Pendapatan bunga dan pendapatan syariah Bank Mantap tumbuh 36 persen secara tahunan pada 2019.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  09:29 WIB
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Josephus K Triprakoso (kanan) bersama Direktur Nurkholis Wahyudi (kiri) dan Direktur Pengelolaan Kas Negara Kementerian Keuangan Didyk Choiroel memantau pembayaran pajak nasabah di kantor pusat perseroan, di Jakarta, Kamis (11/4/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Josephus K Triprakoso (kanan) bersama Direktur Nurkholis Wahyudi (kiri) dan Direktur Pengelolaan Kas Negara Kementerian Keuangan Didyk Choiroel memantau pembayaran pajak nasabah di kantor pusat perseroan, di Jakarta, Kamis (11/4/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mencatatkan laba bersih senilai Rp456,208 miliar atau naik 36,8 persen selama 2019 dibandingkan tahun sebelumnya.

Dikutip dari paparan laporan keuangan yang dirilis di Bisnis Indonesia, Senin (24/2/2020), Bank Mantap membukukan pendapatan bunga dan pendapatan syariah senilai Rp2,77 triliun (year on year/yoy) pada akhir 2019, atau meningkat 36 persen dari Rp2,04 triliun (yoy) pada 2018. Penghasilan nonbunga atau fee based income tercatat senilai Rp272,7 miliar.

Peningkatan laba bersih tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan laba bersih perusahaan induk yang senilai Rp28,5 triliun selama 2019. Adapun, laba komprehensif periode berjalan mencapai senilai Rp454,12 miliar. Sementara itu, laba bersih per saham tercatat Rp303,61 per lembar saham.

Selama 2019, nilai himpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Mantap senilai Rp19,86 triliun atau naik 30,14 persen secara tahunan dari Rp15,26 triliun. Apabila dirinci, giro tercatat senilai Rp96,27 miliar, tabungan senilai Rp3,51 triliun, dan simpanan berjangka atau deposito senilai Rp16,26 triliun.

Anak usaha Bank Mandiri dan PT Taspen tersebut menyalurkan kredit senilai Rp20,31 triliun atau naik 30,86 persen yoy. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross meningkat 5 basis poin menjadi 0,68 persen dari 0,63 persen. Sementara itu, NPL net mengalami penurunan 8 basis poin menjadi 0,12 persen (yoy).

Besaran rasio pinjaman yang disalurkan terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) meningkat tipis 102,28 persen dari tahun sebelumnya sebesar 101,74 persen. Nilai net interest margin (NIM) turun tipis 6,04 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar 6,91 persen.

Beban oerasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) juga turun tipis menjadi 79,84 persen dari tahun lalu yang sebesar 80,00 persen. Return on asset (ROA) selama 2019 yakni sebesar 2,62 persen atau turun 2 basis poin dari tahun lalu yang sebesar 2,64 persen pada tahun lalu.

Return on equity (ROE) Bank Mantap juga turun tipis menjadi 19,30 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 20,46 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan Bank Mantap
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top