Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Mandiri Ancang-Ancang Turunkan Bunga KPR, Estimasi Realisasi Kuartal II/2019

Penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) berkisar pada 25 sampai 50 basis poin
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  18:08 WIB
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi menyampaikan sambutan pada Property Expo di Jakarta, Kamis (27/2/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi menyampaikan sambutan pada Property Expo di Jakarta, Kamis (27/2/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memperkirakan penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) sebagai dampak penurunan suku bunga acuan bank indonesia baru akan terealisasi pada kuartal II/2020.

EVP Consumer Loan Bank Mandiri Ignatius Susatyo mengatakan penurunan suku bunga berkisar 25 hingga 50 basis poin. Meski begitu, realiasi pemangkasan baru akan terjadi jika likuditas perbankan cukup longgar. Jika kondisi likuiditas ketat maka bunga deposito akan menjadi mahal.

"Kita lihat di kuartal II/2020. Dananya belum tentu ada, orang kan belum mau nabung, dananya disimpan," katanya, Kamis (27/2/2020).

Sebelumnya, rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan kembali suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 4,75 persen.

Perinciannya, suku bunga deposit sebesar 4,00 persen dan suku bunga pinjaman sebesar 5,50 persen. Penurunan tersebut dimaksudkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top