Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Sentral Australia Siap Borong Obligasi Pemerintah

Reserve Bank of Australia (RBA) mengatakan siap untuk membeli obligasi pemerintah dan akan mengumumkan langkah kebijakan lebih lanjut pada Kamis pekan ini untuk mendukung perekonomian.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  12:07 WIB
Seorang pebisnis melintasi kantor bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia) di Sydney. - Reuters/Jason Reed
Seorang pebisnis melintasi kantor bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia) di Sydney. - Reuters/Jason Reed

Bisnis.com, JAKARTA - Reserve Bank of Australia (RBA) mengatakan siap untuk membeli obligasi pemerintah dan akan mengumumkan langkah kebijakan lebih lanjut pada Kamis pekan ini untuk mendukung perekonomian.

"Reserve Bank siap membeli obligasi pemerintah Australia di pasar sekunder untuk mendukung kelancaran pasar itu, yang merupakan tolok ukur penetapan harga utama untuk sistem keuangan Australia," kata Gubernur Philip Lowe dalam pernyataan resmi, dilansir Bloomberg, Senin (16/3/2020).

Sebelumnya, bank sentral mengatakan akan menawarkan lebih banyak operasi pembelian kembali untuk memastikan kelancaran pasar kredit, setelah menyuntikkan likuiditas 8,8 miliar dolar Australia (US$5,4 miliar) pada Jumat pekan lalu dalam operasi pasar terbuka reguler.

RBA dinilai telah kehabisan amunisi konvensional setelah pada awal bulan memangkas suku bunga hingga 0,5 persen. Pengumuman itu dibuat setelah Federal Reserve memangkas suku bunga AS menjadi pada kisaran 0-0,25 persen. Selain itu, Reserve Bank of New Zealand juga memangkas suku bunga acuan sebesar 75 basis poin menjadi 0,25 persen pada hari ini dan berjanji untuk mempertahankan angka suku bunga itu selama setidaknya satu tahun.

"RBA dan unit pendanaan pemerintah Australia berada dalam hubungan yang erat dalam memantau kondisi pasar dan mendukung keberlangsungan fungsi pasar," lanjutnya.

Pada Senin pekan lalu, Bank sentral mengatakan akan melakukan operasi pembelian kembali satu bulan dan tiga bulan sampai pemberitahuan lebih lanjut. RBA juga akan melakukan operasi repo yang jatuh tempo enam bulan atau lebih lama setidaknya setiap minggu, selama kondisi pasar menjamin.

"Dewan akan bertemu dengan pemberi pinjaman utama akhir pekan ini untuk membahas bagaimana mereka dapat mendukung rumah tangga dan bisnis melalui periode yang penuh tantangan ini. Dewan akan menekankan pentingnya pasokan kredit yang berkelanjutan, khususnya untuk usaha kecil," jelasnya.

Pasar berada pada guncangan besar minggu lalu di tengah kekhawatiran investor akan meningkatnya korban ekonomi akibat wabah virus corona dan semakin ketatnya tindakan yang diambil oleh pemerintah untuk membendung pandemi ini.

Victoria, negara bagian terpadat kedua di Australia, menyatakan keadaan darurat selama empat minggu dan memungkinkan diberlakukannya persyaratan isolasi 14 hari untuk semua pelancong yang memasuki Australia. Selain itu, pertemuan massal lebih dari 500 orang dibatalkan.

Pernyataan resmi itu mengatakan, anggota Dewan Gubernur Bank Sentral tetap berhubungan dekat satu sama lain, dengan Pemerintah Australia dan pejabat internasional.

"Dewan akan mengadakan pertemuan triwulanan rutin pada hari Jumat 20 Maret 2020 di mana dampak COVID-19 pada sistem keuangan akan dibahas lebih lanjut. Dewan dan Bendahara Australia juga mengadakan konferensi jarak jauh setidaknya setiap minggu," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Suku Bunga reserve bank of australia

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top