Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Imbas COVID-19, BTN Akan Revisi Target Pertumbuhan Kredit

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tidak akan ragu merevisi target pertumbuhan kredit tahun ini jika epidemi virus corona terus memberi dampak negatif pada pertumbuhan ekonomi dan pasar kredit pemilikan rumah.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 06 April 2020  |  20:26 WIB
Jajaran direksi PT Bank Tabungan Negara Tbk.(dari kiri ke kanan) Direktur Enterprise Risk Managemen, Big Data & Analytic BTN Setiyo Wibowo, Direktur Finance, Treasury and Strategy BTN Nixon L. Napitupulu dan Direktur Legal, Human Capital, & Compliance Yossi Istanto berkunjung ke kantor redaksi Harian Bisnis Indonesia di Jakarta, Selasa (10/3/2020)/ JIBI - Bisnis/Annisa
Jajaran direksi PT Bank Tabungan Negara Tbk.(dari kiri ke kanan) Direktur Enterprise Risk Managemen, Big Data & Analytic BTN Setiyo Wibowo, Direktur Finance, Treasury and Strategy BTN Nixon L. Napitupulu dan Direktur Legal, Human Capital, & Compliance Yossi Istanto berkunjung ke kantor redaksi Harian Bisnis Indonesia di Jakarta, Selasa (10/3/2020)/ JIBI - Bisnis/Annisa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tidak akan ragu merevisi target pertumbuhan kredit tahun ini jika epidemi virus corona terus memberi dampak negatif pada pertumbuhan ekonomi dan pasar kredit pemilikan rumah.

Direktur Keuangan dan Tresuri Bank BTN Nixon Napitupulu mengatakan kondisi ekonomi saat ini cukup tertekan dengan semakin meluasnya penyebaran epidemi virus corona (COVID-19). Perseroan akan mengambil opsi revisi rencana bisnis bank pada pertengahan tahun ini.

“Akan ada revisi target pertumbuhan kredit. Kami pun sedang mempersiapkannya,” katanya, Senin (6/4/2020).

Sebagai informasi, emiten berkode BBTN ini memiliki rencana pertumbuhan kredit di high single digit pada tahun ini. Dengan pertumbuhan tersebut, perseroan berharap dapat mengembalikan percetakan laba yang tahun lalu sempat merosot tajam.

Nixon menyebutkan, perseroan tahun ini akan fokus pada analisa debitur-debitur yang ekonominya terdampak epidemi virus corona. Pada awal tahun ini saja, Nixon melanjutkan, perseroan telah melakukan restrukturisasi hingga 3.000 debitur. 

“Ini debiturnya bukan lagi meminta, tetapi kami sudah setujui untuk direstruktur,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pada Maret ini jumlah nasabah yang masih mampu melakukan pembayaran kredit ke Bank BTN masih cukup banyak, sehingga dampak pengajuan restrukturisasi belum terasa.

Namun, dampaknya akan berbeda seiring dengan perkiraan peningkatan jumlah kredit yang akan direstrukturisasi, terutama di April 2020 dan Mei 2020.

“Kan di Maret masih ada satu kali angsuran, di april kalau sulit keluar rumah, pasti akan meningkat,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn kpr covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top