Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Pembiayaan Modalku Masih Stabil di Tengah Corona

Outstanding pinjaman perseroan sampai akhir April 2020 telah mencapai Rp14,2 triliun
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 06 Mei 2020  |  09:03 WIB
Reynold Wijaya (CEO & Co-Founder Modalku) dan Iwan Kurniawan (COO & Co-Founder Modalku). - Istimewa
Reynold Wijaya (CEO & Co-Founder Modalku) dan Iwan Kurniawan (COO & Co-Founder Modalku). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) menyatakan bahwa kinerja penyaluran pinjaman masih berjalan dengan stabil pada masa pandemi virus corona.

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya menjelaskan bahwa outstanding pinjaman perseroan sampai akhir April 2020 telah mencapai Rp14,2 triliun. Penyaluran pinjaman masih terjaga di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Menurutnya, pada Maret 2020 outstanding pinjaman Modalku mencapai senilai Rp13,5 triliun. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyaluran pembiayaan April 2020, di tengah pandemi masih berjalan dengan optimal.

"Jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya pada 2020, angka penyaluran dana grup Modalku masih menunjukkan performa yang stabil, dengan rata-rata penyaluran dana sekitar Rp700 miliar setiap bulannya," ujar Reynold kepada Bisnis, Selasa (5/5/2020).

Dia menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 memberikan dampak bagi banyak sektor bisnis, termasuk usaha kecil, menengah, dan mikro (UMKM). Kondisi tersebut turut memengaruhi permintaan pembiayaan kepada perseroan.

Menurut Reynold, hal tersebut terlihat dari adanya beberapa peminjam (borrower) yang mengajukan restrukturisasi karena usahanya terdampak oleh penyebaran virus corona.

"Beberapa sektor bisnis yang cukup terkena dampak Covid-19 adalah perdagangan eceran serta industri pengolahan. Sampai saat ini, masih kurang dari 1 persen peminjam aktif Modalku di Indonesia yang sudah mengajukan restrukturisasi," ujarnya.

Dia menjabarkan bahwa dalam kondisi pandemi, perseroan melakukan langkah proaktif untuk menawarkan restrukturisasi kepada peminjam yang terdampak bisnisnya oleh Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fintech Modalku
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top