Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terdampak Covid-19, Industri Asuransi Syariah Harap Tak Ada Pembebasan Premi

Seperti halnya sejumlah sektor usaha yang mengalami pukulan akibat penyebaran pandemi Covid-19, industri asuransi syariah juga ikut terdampak virus corona sejak akhir Februari lalu.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 04 Juni 2020  |  20:34 WIB
Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia - AASI
Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia - AASI

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menyatakan sejak akhir Februari lalu industri tersebut sudah merasakan dampak akibat penyebaran virus corona di Tanah Air.

Direktur Eksekutif AASI Erwin Noekman mengatakan pihaknya berharap agar regulator ikut memberikan dukungan kepada pelaku industri asuransi syariah terkait dengan pemberian relaksasi selama masa pandemi ini.

"Salah satunya, yakni dengan tidak menganjurkan pembebasan kontribusi atau premi, karena faktor risiko yang meningkat baik dari sisi moral hazard maupun physical hazard," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (4/6/2020).

Berdasarkan data AASI, nilai klaim industri asuransi syariah sampai akhir kuartal I/2020 mencapai Rp4,01 triliun, atau naik sebesar 4,31 persen dibanding periode sebelumnya senilai Rp3,84 triliun.

Selain itu aset industri juga turun sebesar 5,25 persen menjadi senilai Rp41,12 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp43,40 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Adapun,  nilai investasi dan hasil investasi masing-masing turun sebesar 8,05 persen dan 726,41 persen.

Erwin menambahkan pihaknya juga mengimbau kepada perusahaan asuransi syariah, agar mengembalikan semangat atau ruh konsep syariah yakni gotong royong selama menghadapi masa pandemi ini.

"Masa sulit ini merupakan momentum yang tepat untuk mengembalikan dan meningkatkan empati, guna menolong orang lain yang sedang mengalami kesulitan atau musibah," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi syariah asuransi covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top