Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prudential Ajak Nasabah Tetap Berinvestasi di Fase New Normal

Novi Imelda, Chief Investment Officer Prudential Indonesia, mengatakan Prudential Indonesia bersama Eastspring Indonesia telah melakukan sejumlah strategi untuk meminimalisir volatilitas investasi para nasabah.
Prudential memperkenalkan Pulse by Prudential, aplikasi baru khusus untuk cek kesehatan, di The Westin, Selasa (25/2/2020).
Prudential memperkenalkan Pulse by Prudential, aplikasi baru khusus untuk cek kesehatan, di The Westin, Selasa (25/2/2020).

Bisnis.com, JAKARTA - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia), mengajak nasabahnya untuk mengambil langkah jangka panjang dengan tetap berinvestasi di tengah fase normal baru (new normal).

Novi Imelda, Chief Investment Officer Prudential Indonesia, mengatakan Prudential Indonesia bersama Eastspring Indonesia telah melakukan sejumlah strategi untuk meminimalisir volatilitas investasi para nasabah.

"Sebagai pemimpin pasar dengan pengalaman mendalam di sektor keuangan, Prudential Indonesia dan Eastspring Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk senantiasa mendampingi nasabah dalam menghadapi kondisi pasar yang penuh ketidakpastian," ujarnya dalam keterangan resmi Selasa (16/6/2020).

Sepanjang 2019, Prudential Indonesia mencatat Total Dana Investasi yang menguat sebesar 3 persen menjadi Rp74,5 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp72,1 triliun. Di tahun yang sama, perusahaan juga mencatat Hasil Investasi sebesar Rp5,4T triliun, didorong oleh pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Sementara itu, Eastspring Indonesia mencatat Total Dana Kelolaan sekitar Rp92,08 triliun per 31 Desember 2019, yang terbesar di Indonesia. Terkait dana investasi saham, perusahaan fokus berinvestasi di berbagai sektor yang  cenderung tangguh ketika pertumbuhan ekonomi melambat dan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang seperti konsumsi, kesehatan, dan komunikasi yang diharapkan dapat mengurangi volatilitas.

Sedangkan untuk dana investasi obligasi, pihaknya berkonsentrasi pada obligasi pemerintah yang dianggap lebih likuid. Dengan strategi seperti ini, perseroan berharap dapat meminimalisir risiko dan pada saat yang bersamaan tetap efektif dalam meningkatkan kinerja ketika pasar pulih.

“Perusahaan juga senantiasa menyuguhkan portofolio dana investasi yang beragam, di antaranya PRUlink Rupiah Equity Fund, PRUlink Managed Fund, PRULink Fixed Income dan PRUlink Cash Fund, yang sejak diluncurkan telah mencatatkan hasil positif. Untuk itu, kami meminta nasabah untuk memastikan Polis mereka aktif sehingga senantiasa mendapatkan perlindungan, serta tetap berinvestasi sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing,” tambah Novi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper