Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Amartha Fokus UMKM Informal Pedesaan, Bidik 300.000 Pelaku Usaha

Andi Taufan Garuda Putra, Founder dan CEO Amartha, percaya bahwa prospek segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pedesaan masih menjanjikan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  11:18 WIB
CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra. Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra. Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) masih akan menggarap segmen pedesaan dengan menargetkan 300.000 pengusaha mikro sektor ekonomi informal bergabung sebagai mitra pada semester II/2020.

Andi Taufan Garuda Putra, Founder dan CEO Amartha, percaya bahwa prospek segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pedesaan masih menjanjikan karena sedang bangkit dari dampak pandemi Covid-19.

"Beberapa bulan ini perekonomian di desa akan tetap tangguh karena resilience atau daya juang yang mereka miliki. Kehadiran Amartha bertujuan untuk mendukung usaha mereka bangkit, beradaptasi, dan tumbuh lebih besar melewati periode pandemi ini," jelasnya kepada Bisnis, Selasa (14/7/2020).



Taufan masih optimistis pedesaan akan pulih dengan cepat. Terutama, apabila menilik kembali ketika pandemi Covid-19 berlangsung pun, 69 persen portofolio Amartha berasal dari penyaluran pendanaan kepada sektor usaha perdagangan.

Nilainya mencapai Rp90 miliar ke 21.000 mitra, tepatnya kisaran periode Maret 2020 sampai Juni 2020. Inilah kunci optimisme fintech peer to peer (P2P) lending yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa ini menatap paruh kedua 2020.

"Semester II/2020, Amartha akan tetap fokus menyalurkan modal kerja sektor usaha perdagangan, dengan target kisaran 300.000 pengusaha mikro di sektor ekonomi informal seperti pedagangan kebutuhan pokok sehari-hari, sembako ataupun makanan. Mencapai [total nilai penyaluran Rp900 miliar]," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm Amartha P2P lending
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top