Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gurita Bisnis Afiliasi Jouska, Langgengkan Bisnis Investasi

Berdasarkan dokumen yang diterima oleh Bisnis, ketiga afiliasi Jouska itu adalah PT Amarta Investa Indonesia (AII), PT Amarta Janus Indonesia (AJI) dan PT Mahesa Strategis Indonesia (MSI).
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  16:10 WIB
Ilustrasi investasi - Istimewa
Ilustrasi investasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Founder dan CEO PT Jouska Finansial Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno memiliki tiga perusahaan lain yang terafiliasi dengan Jouska untuk melanggengkan bisnis investasi.

Berdasarkan dokumen yang diterima oleh Bisnis, ketiga afiliasi Jouska itu adalah PT Amarta Investa Indonesia (AII), PT Amarta Janus Indonesia (AJI) dan PT Mahesa Strategis Indonesia (MSI). Aakar Abyasa merupakan pemegang saham mayoritas di ketiga perusahaan itu.

Aakar memiliki 72 persen saham di AII atau setara dengan Rp216 juta. Pria 36 tahun itu juga tercatat sebagai Komisaris perusahaan manajer investasi (MI) tersebut.

Adapun, di MSI, Aakar memiliki 70 persen saham dari total 500 saham atau setara dengan Rp350 juta. Di perusahaan konsultan keuangan itu dia menjabat sebagai Komisaris Utama.

Terakhir di AJII, Aakar menjabat sebagai Direktur Utama dengan kepemilikan 80 persen saham. Jumlah itu setara dengan Rp1,6 miliar.

Sementara itu, pada PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska), Aakar mengendalikan 94 persen saham setara dengan Rp2,82 miliar. Di perusahaan penasihat keuangan ini dia menjabat sebagai Founder dan Direktur Utama.

Berdasarkan penulusuran Bisnis, AII, AJI dan MSI tidak memiliki web resmi untuk bisa diselami. Akan tetapi menurut dokumen resmi yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum dan HAM RI tiga kantor bertempat di lokasi yang sama yaitu Menara Thamrin.

Terkecuali MSI yang berlokasi di Plaza Bank Index, Jakarta. Menurut sumber Bisnis, klien Jouska dan AJI akan diminta menandatangani kontrak pengelolaan rekening dana investor oleh MSI dan AII.

Namun ketika ditelusuri ke laman manajer investasi milik OJK, baik MSI dan AII tidak terdaftar perizinannya. Selain itu, dalam dokumen Kemenkum HAM RI maksud dan tujuan berdirinya MSI adalah konsultasi investasi dan perdagangan berjangka.

Sementara itu, berdirinya AII adalah perdagangan besar kecuali mobil dan sepeda motor. AII juga menggeluti industri pengolahan, transportasi serta informasi dan komunikasi.

Berbeda dengan Jouska yang memiliki pengikut hingga 757.000 di instagram. AII, MSI dan AJI justru tidak memiliki akun sosial media sama sekali baik baik di platform lainnya.

“Setelah kami membuka RDI, pihak mereka akan meminta password dan user kami. Setelah itu dana akan dipakai sebagian besar untuk membeli saham LUCK yang tidak pernah dilepas,” kata sumber Bisnis.

Sampai saat ini Bisnis masih meminta konfirmasi terkait afiliasi antara Aakar dengan ketiga perusahaan lainnya. Namun, Aakar dan bagian hubungan publik Jouska belum merespons hingga berita ini diturunkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi finansial Jouska
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top