Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gandeng Amartha, Bank Jatim Salurkan Pendanaan Rp500 Miliar ke UMKM

Pendanaan ini untuk mendukung pemulihan dan kemajuan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Jawa Timur.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 24 September 2020  |  17:13 WIB
Bank Jatim - bankjatim.co.id
Bank Jatim - bankjatim.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. bekerja sama dengan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menyalurkan pendanaan usaha Rp500 miliar dalam setahun ke depan kepada perempuan pelaku usaha mikro di desa.

Pendanaan ini guna mendukung pemulihan dan kemajuan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Jawa Timur. Hal ini disampaikan Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam acara misi dagang Jawa Timur, Kamis (24/9/2020).

Busrul Iman mengatakan Bank Jatim sebagai salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) dan partner partner Provinsi Jawa Timur memiliki peran penting dalam mendukung misi dagang dengan memaksimalkan produk-produk perbankan yang dimiliki, baik dalam hal pembiayaan, transaksi keuangan dalam negeri maupun ekspor dan impor.

Selain itu, Bank Jatim juga akan memaksimalkan fasilitas dan layanan digital banking terutama pada era industri 4.0 dan kondisi pandemi saat ini.

Kolaborasi antara Bank Jatim dengan Amartha menjadi contoh sinergi kekuatan baru antara perbankan dan ekosistem keuangan digital (fintech) dalam mendorong pemulihan perekonomian desa pasca Covid-19, serta pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di Jawa Timur.

"Keunggulan yang dimiliki Bank Jatim akan kebutuhan daerah dan pelaku UMKM Jawa Timur sekarang didukung oleh teknologi dan tim kerja
Amartha yang sanggup beradaptasi dengan cepat dan berinovasi," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (24/9/2020).

Dia menambahkan kerjasama ini juga sebagai realisasi atas dorongan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menghendaki terciptanya kolaborasi yang saling menguntungkan antara perbankan konvensional dengan fintech.

Pendiri dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda melihat ketangguhan ibu-ibu di desa dan ingin segera bangkit dari keterpurukan akibat krisis Covid-19. Yang dibutuhkan oleh mereka adalah kesempatan untuk dapat memulihkan usahanya.

Dengan pengalaman Amartha selama 10 tahun mendampingi perempuan pengusaha mikro, Amartha terus beradaptasi serta berinovasi dalam menghadapi krisis Covid-19 mulai dari revisi algoritma kriteria pendanaan hingga peningkatan program perlindungan asuransi bagi pendana. Amartha juga dapat menjaga kualitas pendanaan dan pembayaran angsuran tepat waktu dengan kriteria baru di atas 99 persen.

"Kami optimis kerjasama yang baru berjalan dengan Bank Jatim ini dapat mengakselerasi proses pemulihan ini, sehingga mereka tidak hanya pulih tapi bisa bangkit lebih kuat dari sebelumnya," imbuhnya.

Sejak membuka layanan di Jawa Timur pada tahun 2017, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp928 Miliar pendanaan modal kerja kepada 280.000 perempuan pengusaha mikro di 3.165 desa yang tersebar di 23 kota dan kabupaten Jawa Timur. Secara nasional, Amartha telah menyalurkan Rp2,6 triliun kepada 532.203 pelaku UMKM di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jatim kredit umkm Amartha
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top