Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berhasil Jaga Pertumbuhan Premi, Sinarmas MSIG Incar Laba Rp356 Miliar

Pada semester I/2020 Sinarmas MSIG membukukan pertumbuhan annual premium equivalent sekitar 1 persen, berada di atas kinerja industri asuransi jiwa yang mencatatkan penurunan premi 6,9 persen secara tahunan pada periode tersebut.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 30 September 2020  |  17:49 WIB
Sinarmas MSIG Life Public Expose 2020. Jajaran Direksi dari kiri ke kanan Gideon (Direktur), Shinichiro Suzuki (Wakil Presiden Direktur), Wianto Chen (Presiden Direktur), Herman Sulistyo (Direktur).  - Dokumen Humas Sinarmas MSIG
Sinarmas MSIG Life Public Expose 2020. Jajaran Direksi dari kiri ke kanan Gideon (Direktur), Shinichiro Suzuki (Wakil Presiden Direktur), Wianto Chen (Presiden Direktur), Herman Sulistyo (Direktur). - Dokumen Humas Sinarmas MSIG

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. atau Sinarmas MSIG Life menargetkan perolehan laba bersih Rp356 miliar tahun ini setelah berhasil mencatatkan pertumbuhan premi 1% secara tahunan pada semester I/2020, saat industri asuransi jiwa mencatatkan kinerja negatif.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Wianto Chen dalam public expose 2020 perseroan yang berlangsung secara virtual, Rabu (30/9/2020). Perseroan memapaparkan kinerja bisnisnya tahun lalu dan paruh pertama tahun ini, serta strategi bisnis untuk lima tahun mendatang.

Wianto menjabarkan bahwa di tengah kondisi ekonomi yang berat saat ini, pada semester I/2020 perseroan membukukan pertumbuhan annual premium equivalent sekitar 1 persen, berada di atas kinerja industri asuransi jiwa yang mencatatkan penurunan premi 6,9 persen secara tahunan pada periode tersebut.

Menurutnya, kinerja tersebut membuat Sinarmas MSIG Life optimistis mampu mencapai target laba pada tahun ini. Selain terjaganya kinerja pada paruh pertama, kekuatan modal yang ada pun memperkuat optimisme perseroan dalam melewati masa pandemi virus corona.

"Hingga semester I/2020 laba bersih kami tercatat senilai Rp173 miliar, target [laba bersih] kami untuk 2020 ini adalah Rp356 miliar. Kekuatan kami ada pada modal, diversifikasi, dan sumber daya manusianya [SDM]," ujar Wianto dalam gelarang public expose tersebut.

Adapun, sepanjang 2019 Sinarmas MSIG Life membukukan pertumbuhan aset 4,4 persen (year-on-year/yoy) dan ekuitas 7,76 persen (yoy). Perseroan pun mencatatkan return on equity (RoE) sebesar 3,69 persen.

Wianto pun menjelaskan bahwa tingkat solvabilitas perseroan atau risk based capital (RBC) berhasil ditingkatkan dalam tiga tahun terakhir menjadi di atas 1.000 persen, yakni sekarang 1.155 persen. Angka tersebut berada di atas ketentuan minimal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen.

Dia menjabarkan bahwa Sinarmas MSIG Life memiliki strategi jangka menengah yaitu Expand To Grow yang bertumpu kepada tiga pilar pengembangan bisnis. Pertama, adalah transformasi bisnis dengan ekspansi pada kanal distribusi yang lebih berfokus pada bisnis ritel, lalu mendorong budaya kerja yang berorientasi kepada nasabah.

Lalu, perseroan mendorong layanan dan sistem pendukung yang prima melalui pemberdayaan SDM dan upaya restrukturisasi organisasi, penyederhanaan proses melalui digitalisasi dan otomatisasi, serta pengembangkan product mix yang sehat.

Ketiga, yakni mendorong kekuatan keuangan dan tata kelola perusahaan yang baik melalui optimalisasi modal. Hal tersebut mencakup pengelolaan biaya dan investasi, serta penerapan tata kelola perusahaan yang diprioritaskan pada manajemen risiko.

“Diversifikasi jalur distribusi dan produk yang dimulai sejak 2017 telah mencapai pencapaian yang diharapkan di tengah kondisi pasar yang fluktuatif dan kondisi ekonomi yang tidak stabil. Dan strategi Expand to Grow merupakan langkah lanjutan itu,” ujar Wianto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi sinarmas premi asuransi
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top