Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Dibekukan, Multifinance Ini Berubah Nama dan Jadi Bagian Kredivo

PT FinAccel Finance Indonesia merupakan izin usaha di sektor industri pembiayaan dari Kredivo, di samping nama selaku usaha terdaftar di sektor teknologi finansial peer-to-peer lending (fintech lending) PT FinAccel Digital Indonesia.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  19:23 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan Pemberlakuan Izin Usaha di bidang Perusahaan Pembiayaan sehubungan perubahan nama PT Swarna Niaga Finance menjadi PT FinAccel Finance Indonesia.

Sekadar informasi, PT FinAccel Finance Indonesia merupakan perusahaan di sektor industri pembiayaan yang merupakan bagian dari Kredivo, perusahaan di sektor teknologi finansial peer-to-peer lending (fintech lending) yang terdaftar di OJK dengan nama PT FinAccel Digital Indonesia.

Hal ini tercantum dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-257/NB.11/2020 tanggal 22 September 2020 yang diunggah di laman resmi OJK, Senin (5/10/2020).

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A OJK Dewi Astuti dalam keterangannya menjelaskan bahwa izin usaha penyelenggara multifinance ini telah berlaku sejak tanggal ditetapkan.

"Dengan diberikannya pemberlakuan izin usaha perusahaan, PT FinAccel Finance Indonesia diwajibkan agar dalam menjalankan kegiatan usaha selalu menerapkan praktik usaha yang sehat dan senantiasa mengacu kepada peraturan perundangan yang berlaku," tulis Dewi.

Sebelumnya, multifinance yang memiliki kantor pusat di Ruko Crystal Lane No. 5, Jl. Bayangkara, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten ini tercatat sempat dibekukan OJK pada Juni 2019.

Namun, OJK sendiri telah mencabut sanksi Pembekuan Kegiatan Usaha PT Swarna Niaga Finance melalui surat nomor S-555/NB.2/2019 dan S-556/NB.2/2019 pada tanggal 18 Oktober 2019. Hal ini karena perusahaan telah memenuhi ketentuan yang sebelumnya tidak terpenuhi. 

Di antaranya pasal 83 POJK 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, Pasal 14 ayat (1), ayat (2) POJK 28/POJK.05/2018 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan, serta Pasal 16 ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) POJK 28/POJK.05/2018 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance OJK perusahaan pembiayaan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top