Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dukung Peningkatan SDM Indonesia, BRI Akselerasi Penyaluran Dana PIP

Bank BRI mengakselerasi penyaluran bantuan tunai pendidikan Program Indonesia Pintar ke rekening siswa penerima.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  16:04 WIB
Foto: Dok. Bank BRI
Foto: Dok. Bank BRI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengakselerasi penyaluran bantuan tunai pendidikan Program Indonesia Pintar ke rekening siswa penerima, sebagai komitmen perusahaan mendukung Pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia unggul di tengah masa pandemi Covid-19.

Sepanjang Januari hingga September 2020, Bank BRI telah menyalurkan Rp4,73 triliun dana bantuan tunai Program Indonesia Pintar (PIP) kepada sebanyak 10,25 juta siswa penerima, atau persentase pencairan sekitar 78,20%.

Adapun pada 2019, Bank BRI sudah menyalurkan sebesar Rp6,92 triliun bantuan tunai PIP dengan total 14,93 juta siswa penerima, atau persentase pencairan sekitar 91,65%.

Corporate Secretary Bank BRI Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan pada situasi yang menantang akibat pandemi Covid-19 saat ini, fokus perusahaan diarahkan untuk mendukung penyaluran berbagai program bantuan dan stimulus pemerintah, termasuk bantuan tunai pendidikan PIP.

“Akselerasi penyaluran bantuan tunai pendidikan PIP ini dalam upaya BRI berperan serta untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Jadi hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kompetensi SDM yang berdaya saing dan unggul. Fokus kami saat ini mempercepat penyaluran dari kementerian ke rekening siswa penerima melalui BRI,” kata Aestika.

Dari total sebesar Rp4,73 triliun, lanjut Aestika, Bank BRI telah menyalurkan dana PIP kepada 6,96 juta siswa SD dan 3,28 juta siswa SMP penerima bantuan.

Untuk mengakselerasi penyaluran dana PIP, Bank BRI menghadirkan host to host (H2H) dashboard BRI dengan Sistem Informasi Kemendikbud RI (SiPintar), guna memonitoring data pencairan secara real time. H2H tersebut dapat diakses oleh Kemendikbud RI melalui Web Based yang bisa diakses melalui perangkat yang terkoneksi dengan jaringan internet.

Bank BRI sebagai lembaga penyalur, menurut Aestika, telah mengeluarkan instruksi percepatan secara berkala ke Unit Kerja BRI di seluruh Indonesia, melalui digital office disertai dengan detail tata cara percepatan PIP.

Tidak hanya itu, Bank BRI juga melakukan follow up ke Unit Kerja yang mengalami kendala dalam proses pencairan BSM/PIP berdasarkan informasi dari Kemdikbud.

Bank BRI juga mengadakan in house training kepada seluruh Asisten Manajer Bisnis Mikro dan Operasional di seluruh Indonesia terkait edukasi pelayanan PIP di Unit Kerja.

“Kami juga aktif sosialisasi ke sekolah-sekolah, khususnya yang belum melakukan pencairan dan berkoordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota setempat & sekolah-sekolah penerima untuk percepatan pencairan. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para penerima dana PIP di unit kerja BRI di seluruh Indonesia,” tuturnya.

PIP merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM. Program ini berupa bantuan tunai pendidikan kepada anak sekolah usia 6-21 tahun.

PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak lulus SMA/SMK/MA), maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya.

Selain itu, PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri sdm bantuan
Editor : Media Digital
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top