Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BDMN Kolaborasi dengan YABB, sambil salurkan CSR

Transaction Banking Head Bank Danamon Andrew Suhandinata mengatakan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilaksanakan pada bulan Juli 2020 lalu menunjukkan hanya sekitar 5,76% pelaku usaha baru mulai mengadopsi internet dan teknologi informasi untuk kegiatan pemasaran.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  23:42 WIB
Gedung Bank Danamon - dokumen perusahaan
Gedung Bank Danamon - dokumen perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk. berkolaborasi dengan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) dalam mendukung edukasi pelaku usaha Indonesia untuk beradaptasi dan terus berkarya di masa pandemi Covid-19 ini.

Bank Danamon mengadakan webminar dengan menghadirkan narasumber ahli untuk berbagi wawasan dan kiat bagi pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital agar dapat bertahan di masa yang menantang ini.

Narasumber tersebut antara lain Ekonom Bank DanamonWisnu Wardana, Head of Corporate Strategy Gojek Group Jonathan Barki, dan Co-Founder dan CEO GetCraft Indonesia Anthony Reza Prasetya. 

Transaction Banking Head Bank Danamon Andrew Suhandinata mengatakan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilaksanakan pada bulan Juli 2020 lalu menunjukkan hanya sekitar 5,76% pelaku usaha baru mulai mengadopsi internet dan teknologi informasi untuk kegiatan pemasaran. Padahal pemanfaatan teknologi digital yang tepat terutama pada masa pandemi dapat membantu pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

“Bank Danamon bersama YABB sebagai bagian dari Gojek mendukung para pelaku usaha seperti merchant-merchant Gojek untuk memanfaatkan sarana teknologi digital serta pengetahuan mengenai kondisi ekonomi dan pasar terkini agar lebih tangguh menghadapi iklim usaha yang menantang saat ini, Pemanfaatan teknologi digital dapat membuka potensi pasar yang lebih luas sehingga dapat menciptakan peluang baru yang menguntungkan,” katanya dalam siaran pers Bank Danamon, Jumat (23/10/2020).

Head of Corporate Strategy Gojek, Jonathan Barki menyampaikan strategi bisnis yang dikembangkan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah situasi ini agar bisnis kita tetap relevan.

Di samping itu, pelaku usaha pun harus cerdas dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar operasional tetap efektif dan efisien. Memaksimalkan teknologi dan platform digital dengan baik serta mempelajari perilaku konsumen secara online merupakan kunci bagi pertumbuhan bisnis Gojek.

Dalam kesempatan ini, Bank Danamon juga memberikan donasi sebesar Rp62,5 juta kepada Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) suatu organisasi nonprofit yang didirikan oleh Gojek untuk membantu mitra pengemudi online yang terdampak oleh pandemi Covid-19. Pada kegiatan ini, Bank Danamon juga memberikan doorprize untuk para peserta webinar dengan total nilai Rp25 juta.

Sebelumnya, Bank Danamon telah melaksanakan serangkaian kontribusi sosial kepada masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi virus corona. Kegiatan itu termasuk pemberian 4.000 Alat Pelindung Diri (APD) kepada rumah sakit di sejumlah kota di Indonesia, donasi dalam bentuk premi asuransi jiwa dan jaminan kecelakan kerja yang dikelola oleh BP Jamsostek kepada 10.000 relawan di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta donasi tunai untuk kebutuhan pokok bagi pengemudi online.

Bersama MUFG sebagai pemegang saham pengendali Bank Danamon menyerahkan bantuan sebesar 100 juta yen (setara Rp14 miliar) kepada pelajar Indonesia di Jepang melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo untuk mengatasi kesulitan ekonomi di masa Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank danamon Covid-19 pandemi corona
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top