Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasabah Jiwasraya Tolak Skema Restrukturisasi dan Minta Pelindungan

Nasabah merasa tidak mendapatkan penjelasan gamblang mengenai skema restrukturisasi polis dan tidak dilibatkan dalam pembahasan skema.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 14 Desember 2020  |  17:14 WIB
Warga melintasi logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Senin (5/10/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Warga melintasi logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Senin (5/10/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Forum Korban BUMN PT Asuransi Jiwasraya (Persero), yang berisi nasabah saving plan, menolak skema restrukturisasi polis yang telah ada. Mereka meminta pemerintah dan otoritas berpihak kepada nasabah.

Roganda P. Manullang, salah seorang perwakilan nasabah Jiwasraya, menyatakan bahwa pihaknya tidak mendapatkan penjelasan gamblang mengenai skema restrukturisasi polis. Mereka pun merasa tidak dilibatkan dalam pembahasan skema itu dan langsung disodori hasil akhir.

Dia menilai bahwa kondisi tersebut membuat sejumlah nasabah saving plan menolak skema restrukturisasi polis. Mereka merasa bahwa nasabah tidak memiliki kesalahan terkait kasus Jiwasraya, tetapi dirugikan dengan adanya tawaran pemotongan nilai tunai (haircut).

"Kasus gagal bayar Jiwasraya adalah murni kesalahan tata kelola perusahaan dan lemahnya pengawasan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan sebagai pemegang saham pengendali, dan OJK sebagai regulator. Tidak ada sedikit pun kesalahan dari nasabah," ujar Roganda dalam konferensi pers secara virtual, Senin (14/12/2020).

Mereka menilai bahwa opsi restrukturisasi polis yang ada tidak mengutamakan azas keadilan dan win win solution bagi nasabah. Forum nasabah itu pun meminta adanya peran OJK selaku regulator agar mengutamakan perlindungan konsumen.

"OJK perlu bertindak untuk mediasi nasabah dengan pemerintah sebagai pemegang saham pengendali agar tercipta skema yang adil," ujarnya.

Para pemegang polis itu pun menyarankan adanya pelibatan tujuh bank penjual saving plan dalam pembayaran klaim. Salah satunya melalui pinjaman tanpa bunga dengan jaminan polis Jiwasraya.

Program restrukturisasi polis Jiwasraya resmi dimulai pada hari ini, Senin (14/12/2020) dengan dibukanya kanal registrasi data nasabah. Penawaran restrukturisasi polis kepada nasabah-nasabah ritel pun sudah dimulai, menyusul penawaran kepada nasabah korporasi yang berjalan lebih awal.

Ketua Koordinator Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya sekaligus Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menjelaskan bahwa pelaksanaan program itu merupakan komitmen sekaligus bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menyelesaikan masalah keuangan perseroan.

“Tujuan utama dari program restrukturisasi polis Jiwasraya adalah penyelamatan polis dengan menjaga keberlangsungan manfaat polis," ujar Hexana pada Jumat (11/12/2020).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

restrukturisasi asuransi jiwa Jiwasraya polis nasabah restrukturisasi utang
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top