Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Restui Merger, OJK Cabut Izin FWD Life Indonesia

Pencabutan izin itu tertuang dalam pengumuman resmi OJK bernomor PENG-58/NB.1/2020.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  11:19 WIB
FWD life - dokumentasi
FWD life - dokumentasi

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin PT FWD Life Indonesia menyusul adanya restu penggabungan perseroan dengan PT FWD Insurance Indonesia.

Pencabutan izin itu tertuang dalam pengumuman resmi OJK bernomor PENG-58/NB.1/2020 tentang Pencabutan Izin Usaha Perusahaan Asuransi Jiwa FWD Life sehubungan dengan Penggabungan Usaha FWD Life ke dalam FWD Insurance.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB I Anggar Budhi Nuraini menjabarkan bahwa pencabutan izin berlaku efektif sejak 1 Desember 2020 berdasarkan keputusan KEP-54/D.05/2020. Pencabutan izin itu pun menandakan resminya kedua perusahaan bergabung.

"Sejak tanggal efektif penggabungan FWD Life ke dalam FWD Insurance, FWD Insurance selaku pihak yang menerima penggabungan, bertanggung jawab atas seluruh aktivitas, kegiatan usaha, operasional usaha, tagihan-tagihan, aktiva, dan pasiva dari FWD Life sebagai akibat dari penggabungan dimaksud," tulis Anggar seperti dikutip Bisnis.

Pencabutan izin usaha itu telah dinyatakan dalam akta Penggabungan nomor 96 tanggal 18 November 2020, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn..

Dokumen itu pun telah dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum melalui surat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor AHU-AH.01.10-0012418 tanggal 27 November 2020.

Manajemen kedua perusahaan telah menyetujui merger itu berdasarkan rapat umum pemegang saham luar biasa pada 5 November 2020. Penggabungan itu dilakukan untuk penggabungan untuk memenuhi ketentuan single presence policy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK merger asuransi jiwa FWD Life
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top