Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bizhare Bidik Investor Pemula, Bisa Beli Saham UMKM Modal Rp50 Ribu

Hal ini menilik kinerja UMKM selaku penerbit saham, mengalami perkembangan yang cukup pesat di tengah pandemi Covid-19.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 31 Desember 2020  |  13:51 WIB
crowdfunding - crowdassist.co
crowdfunding - crowdassist.co

Bisnis.com, JAKARTA - Teknologi finansial urun dana atau equity crowdfunding (fintech ECF) PT Investasi Digital Nusantara atau Bizhare, membidik makin banyak investor pemula yang tumbuh dari platformnya.

Founder sekaligus CEO Bizhare Heinrich Vincent mengungkap hal ini menilik kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selaku penerbit saham, mengalami perkembangan yang cukup pesat di tengah pandemi Covid-19.

UMKM telah menyumbang 60 persen Produk Domestik Bruto nasional dan dapat menyerap 97 persen tenaga kerja yang terdampak pandemi Covid-19. Bizhare pun ikut andil dan merasakan perkembangan UMKM tersebut.

Total 43 UMKM penerbit yang berhasil menjalankan bisnisnya masing-masing di Jakarta, Depok, Tangerang, Bogor, Surabaya, Bandung, Bali, NTB, Padang, Purwokerto, Magelang, Riau, Lampung dan Sumatra Selatan melalui urun dana di platform Bizhare, telah sukses menyerap tenaga kerja sekitar 400 orang.

"Sejauh ini, Bizhare bersama dengan para penerbit yang ada di Bizhare sudah berhasil menciptakan ratusan lapangan pekerjaan, yang sudah mencapai tiga sampai empat ratus orang yang berasal dari masyarakat sekitar," ungkap Vincent dalam keterangannya, Kamis (31/12/2020).

Bizhare pun akan lebih fokus membuka peluang yang lebih luas bagi UKM yang ingin mengembangkan bisnisnya lewat platform digital. Targetnya, 300 bisnis UMKM dapat bergabung menjadi penerbit di platform Bizhare.

Vincent optimistis hal ini tercapai, menilik pertumbuhan minat pendana ECF atau investor urun dana pun tengah berkembang pesat.

Dirinya mencontokan, pendanaan salah satu merek minimarket ritel yang biasanya dibuka senilai Rp800 juta sampai Rp1 miliar, selalu terpenuhi dalam hitungan menit, bahkan detik.

Oleh sebab itu, Bizhare akan terus memperluas kesempatan masyarakat yang ingin menjadi investor. Bizhare mengakomodasi investor untuk membeli saham pun bisa dimulai dengan modal Rp50.000 saja.

"Sebanyak 76 persen dari total pengguna layanan Bizhare ialah mereka yang berada di usia produktif, hal ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat akan manfaat investasi semakin besar," tambahnya.

Merayakan kinerja baik jelang tutup tahun periode 2020, fintech ECF resmi berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini pun sempat memberikan apresiasi kepada para investor dan tiga penerbitnya, melalui Bizhare Awards 2020.

Kategori Penerbit dengan Performa Bisnis Terbaik dimenangkan PT Kolaborasi Unggul Bersama, kategori Penerbit Paling Kooperatif untuk PT Kreasi Roti Nusantara, dan kategori Penerbit dengan Penjualan Saham Tercepat diraih PT Ritel Bersama Satu.

Untuk para investor, ada Undian Rezeki Awal Tahun 2021 dengan hadiah utama berupa iPhone 12 bagi investor beruntung yang melakukan transaksi sepanjang bulan Desember 2020 hingga Januari 2021.

"Untuk investor, selain ada program Rezeki Awal Tahun 2021, melalui Bizhare Awards 2020 kami juga memberikan apresiasi untuk 12 investor yang berdedikasi mendukung Bizhare dan perkembangan bisnis UMKM di tahun 2020," ungkap Vincent.

Oleh sebab itu, pada periode 2021 mendatang, Bizhare siap melakukan inovasi dan terobosan terbaru untuk membantu lebih banyak masyarakat bebas secara finansial, serta membantu pendanaan untuk UMKM di seluruh Indonesia.

Seperti membuka layanan Securities Crowdfunding, sesuai POJK No 57/ 2020, yang membuka kesempatan bagi pemilik bisnis UKM bukan hanya menerbitkan saham untuk mendapatkan pendanaan dari investor, namun juga dengan instrumen EBUS Obligasi ataupun Sukuk.

Selain itu, Bizhare Syariah, Pasar Sekunder, fitur untuk Pemilik Bisnis dan berkolaborasi dengan berbagai partner juga akan diluncurkan, targetnya segera diumumkan dalam waktu dekat.

"Bizhare juga akan segera mempersiapkan pengembangan untuk aplikasi mobile Bizhare untuk para pengguna kami, mengingat kebutuhan akan aplikasi mobile ini terus meningkat. Harapan kami bisa mempermudah para investor dalam berinvestasi kepada UKM potensial di seluruh Indonesia melalui Bizhare," tutup Vincent.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm investor Crowdfunding fintech
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top