Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI Jajaki Gandeng Lebih Banyak E-Commerce dan Fintech dalam Penyaluran KUR

Selama ini kerja sama perseroan dengan platform digital memang belum memberikan kotribusi yang besar yakni kurang dari 1 persen terhadap total penyaluran KUR 2020.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  12:24 WIB
Gedung BNI di Jakarta - dokumen BNI
Gedung BNI di Jakarta - dokumen BNI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memperkirakan penyaluran KUR lewat kanal digital bakal meningkat seiring dengan masifnya UMKM yang tergabung dalam e-commerce.

Direktur UMKM BNI Muhammad Iqbal mengatakan selama ini kerja sama perseroan dengan platform digital memang belum memberikan kotribusi yang besar yakni kurang dari 1 persen terhadap total penyaluran KUR 2020.

Namun ke depan, ini menjadi salah satu strategi utama perseroan untuk menyasar pasar yang selama ini belum tergarap maksimal.

BNI berhasil menyalurkan KUR sepanjang tahun lalu senilai Rp21,3 triliun, dari kuota KUR senilai Rp22 triliun. Pada tahun ini perseroan mendapatkan kuota KUR sebesar Rp32 triliun.

"Kami aktif melakukan perubahan dan inovasi, khususnya digitalisasi proses dan layanan perbankan, termasuk dengan terus melakukan perluasan target market penyaluran kredit melalui penjajakan potensi kerja sama dengan e-commerce, fintech, maupun mitra strategis lainnya," katanya.

General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo mengatakan ada beberapa rencana kerja sama e-commerce dan fintech yang sedang dalam pembahasan dan integrasi. Targetnya, inisiasi kerja sama itu dapat dieksekusi awal tahun ini.

Diketahui, BNI telah berkolaborasi dengan Grab, Gojek, Tokopedia, dan Shopee untuk menyalurkan program KUR, bersamaan dengan peluncuran program Digiku pada kuartal akhir tahun lalu.

Adapun, saat ini penjajakan sedang dilakukan dengan Amartha, Tani Fund, Crowde, Danapala, dan Dompet Kilat.

"Kami proyeksikan nominal dan jumlah penerima KUR melalui platform digital yang dapat diakuisisi tahun ini akan terus meningkat mengingat potensi UMKM yang tergabung ke dalam e-commerce jumlahnya sangat masif dan meningkat setiap tahun," katanya.

Bambang menambahkan kualitas kredit melalui platform digital masih terjaga dengan baik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni umkm kur e-commerce fintech
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top