Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Ingin Indonesia Jadi Pusat Rujukan Ekonomi Syariah Global

Jokowi menyebut pengembangan ekonomi syariah saat ini tidak hanya dijalankan oleh negara dengan mayoritas muslim, tapi juga negara-negara lain seperti Jepang, Thailand, Inggris, dan AS.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  12:00 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10 - 2020) / Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10 - 2020) / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap ekonomi syariah Indonesia bisa menjadi pusat rujukan global. Namun, untuk mencapai target tersebut dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak.

Jokowi mengungkapkan bahwa potensi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sangat besar karena memiliki nilai aset yang diperkirakan bisa mencapai Rp2.000 triliun per tahun sehingga mampu bersaing dengan negara-negara lain yang juga mengadopsinya.

Dia menyebut pengembangan ekonomi syariah saat ini tidak hanya dijalankan oleh negara dengan mayoritas penduduk muslim, tetapi juga negara-negara lain seperti Jepang, Thailand, Inggris, dan Amerika Serikat.

"Kita harus menangkap peluang ini dengan mendorong percepatan, mendorong akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Kita harus mempersiapkan diri sebagai pusat rujukan ekonomi syariah global,” kata Jokowi pada peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Kepala Negara juga mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, salah satunya asalah meningkatkan indeks literasi ekonomi syariah Indonesia yang masih rendah yakni hanya 16,2 persen.

Lebih lanjut, Jokowi menilai Indonesia juga harus terus menata rantai nilai halal pada sektor riil yang mendukung UMKM, termasuk pengembangan ekonomi kreatif.

“Kita memperkuat industri keuangan syariah dengan membangun satu bank syariah terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah, sambungnya, telah menargetkan pada Februari 2021 pengembangan Bank Wakaf Mikro di berbagai tempat rampung sehingga mampu memperkuat lembaga zakat, infak, sedekah, wakaf, untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ekonomi syariah keuangan syariah Bank Wakaf Mikro
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top