Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Putusan BI, Suku Bunga Acuan Diprediksi Turun 25 Basis Poin

Berdasarkan data konsensus Bloomberg, 21 dari 27 ekonom memperkirakan suku bunga acuan akan dipangkas sebesar 25 basis poin, dari 3,75 persen menjadi 3,5 persen.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  11:20 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Kamis siang ini, 18 Februari 2021.

Berdasarkan data konsensus Bloomberg, 21 dari 27 ekonom memperkirakan suku bunga acuan (BI 7 Days Reverse Repo Rate/BI7DRRR) akan dipangkas sebesar 25 basis poin, dari 3,75 persen menjadi 3,5 persen.

Kepala Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardhana mengatakan BI memiliki peluang untuk menurunkan suku bunga acuan lantaran pertumbuhan ekonomi yang tercatat lebih rendah dari ekspektasi pemerintah dan Bank Indonesia.

“Kami memperkirakan BI akan menggunakan kesempatan untuk menurunkan suku bunga kembali sebesar 25 bps,” katanya.

Di samping pertumbuhan ekonomi yang rendah, prospek inflasi yang rendah namun stabil juga mendukung ruang penurunan suku bunga BI, serta akun eksternal yang cukup baik.

Senada, Peneliti Ekonomi Senior Institut Kajian Strategis (IKS) Eric Alexander Sugandi memperkirakan ada peluang BI menurunkan suku bunga acuan pada RDG Februari ini.

Penurunan suku bunga acuan menurutnya didukung oleh tingkat inflasi yang diperkirakan relatif rendah dan terkendali dalam beberapa bulan ke depan.

Di samping itu, nilai tukar rupiah saat ini juga berada dalam posisi yang stabil, bahkan cenderung menguat. Kedua indiskator tersebut mendukung penurunan suku bunga BI.

“Ruang untuk penurunan BI7DRR tahun ini ada karena inflasi akan rendah, di kisaran 2 hingga 2.50 persen,” katanya.

Adapun pada awal Februari 2021 lalu, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa suku bunga acuan yang sudah berada pada level yang rendah saat ini masih memiliki ruang untuk turun kembali.

“Kalau ditanya apa kami masih punya ruang suku bunga untuk turun, masih ada ruang,” katanya dalam rapat kerja bersama dengan DPR RI.

Pihaknya akan terus mencermati segala kemungkinan dengan tetap menjaga stabilitas, terutama stabilitas nilai tukar rupiah, serta bagaimana efektifitasnya dalam mendorong pemulihan ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia suku bunga acuan bunga bank
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top