Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonom CORE Indonesia: Penurunan Suku Bunga BI Tak Efektif, Selama ...

Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia tidak akan efektif kalau pandeminya masih tinggi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  12:46 WIB
Karyawan keluar dari pintu salah satu gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin, (20/1/2020).  Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan keluar dari pintu salah satu gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin, (20/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil rapat dewan gubernur (RDG). Salah satu hasil yang disampaikan adalah suku bunga acuan atau BI 7 days reverse repo rate/BI7RRRR.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah mengatakan bahwa BI memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga. Saat ini berada di angka 3,75 persen.

“Inflasi rendah dan nilai tukar relatif stabil cenderung menguat. BI bisa menurunkan suku bunga acuan,” katanya melalui pesan instan, Kamis (18/2/2021).

Meski begitu, Piter mempertanyakan apakah menurunkan suku bunga adalah momen yang tepat. Lalu bagaimana angka 3,75 persen yang sudah sangat rendah ini direspons oleh perbankan.

Dengan pertimbangan itu, dia memperkirakan pada Februari ini, bank sentral akan menjaga BI7DRRR tetap di 3.75 persen.

“Saat ini, suku bunga sudah sangat rendah. Tapi penyaluran kredit masih belum naik karena masih ada pandemi. Diturunkan lagi suku bunga acuan tidak akan efektif kalau pandeminya masih tinggi,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa suku bunga acuan saat ini merupakan bunga terendah sejak 2013. Angka tersebut masih ada ruang untuk turun.

“Tentu saja kami akan melihat kemungkinan-kemungkinanya dengan tetap menjaga stabilitas khususnya stabilitas nilai tukar kita dan bagaimana lebih efektifnya mendorog pemulihan ekonomi,” katanya pada rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (9/2/2021).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit suku bunga acuan Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top