Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dipantau Bursa, Saham Bank Jago Langsung Tersungkur ke Zona Merah

Setelah Bursa mengumumkan tengah memantau saham PT Bank Jago Tbk. harga saham ARTO langsung tersungkur dan sempat menyentuh level auto reject bawah (ARB) yakni Rp10.150. Saham Bank Jago ditransaksikan di rentang Rp10.150-Rp11.000.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  09:50 WIB
Logo PT Bank Jago Tbk. Bank ini dahulu bernama PT Bank Artos Indonesia Tbk. Setelah pemegang saham baru masuk, bisnis model bank diubah dengan fokus melayani segmen menengah dan mass market dan bertumpu pada teknologi digital. - istimewa
Logo PT Bank Jago Tbk. Bank ini dahulu bernama PT Bank Artos Indonesia Tbk. Setelah pemegang saham baru masuk, bisnis model bank diubah dengan fokus melayani segmen menengah dan mass market dan bertumpu pada teknologi digital. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Bank Jago Tbk. langsung tersungkur di zona merah pada awal perdagangan saham hari ini (23/2/2021).

Harga saham ARTO turun 500 poin atau 4,59% di level Rp10.400 per saham pada pukul 09.35 WIB. Bahkan, harganya sempat menyentuh level auto reject bawah (ARB) yakni di level Rp10.150 kendati kemudian berusaha bangkit lagi. Saham Bank Jago ditransaksikan di rentang Rp10.150-Rp11.000.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 6,45 juta saham dengan nilai transaksi Rp66,70 miliar. Saham Bank Jago telah ditransaksikan sebanyak 4.698 kali.

Pelemahan saham Bank Jago terjadi setelah naik selama 8 hari beruntun. Dalam sepekan terakhir, sahamnya naik 37,97% dan sebulan naik 59,71% pada penutupan perdagangan saham kemarin (22/2/2021).

Pada saat yang bersamaan, Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham ARTO yang di luar kebiasaan (unusual market activity). Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Bursa menyampaikan informasi terakhir mengenai perusahaan tercatat adalah informasi tanggal 8 Februari 2021 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Sebelumnya, Bursa telah mengumumkan penghentian sementara perdagangan terhadap saham ARTO di pasar reguler dan tunai pada 6 Juli 2020 dalam rangka cooling down, serta mengumumkan UMA pada tanggal 1 Juli 2020 atas perdagangan saham ARTO.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham ARTO tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," terang Bursa dalam pengumuman pada Senin (22/2/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan emiten bank bank jago
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top