Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OVO Gandeng Fastpay, Permudah Isi Ulang Saldo Offline

Langkah ini merupakan bentuk komitmen OVO dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat yang masih kesulitan mengakses lembaga keuangan konvensional.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  23:15 WIB
Salah satu pelaku IKM mencoba pembayaran nontunai melalui aplikasi Ovo.  - Istimewa
Salah satu pelaku IKM mencoba pembayaran nontunai melalui aplikasi Ovo. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Platform pembayaran digital OVO melihat tingginya animo masyarakat yang mulai beralih ke dompet digital, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempermudah akses isi ulang saldo merupakan keniscayaan.

Terkini, OVO menggandeng perusahaan penyelenggara transaksi pembayaran elektronik berskala mikro PT Bimasakti Multi Sinergi (Fastpay), dengan harapan mampu memberikan pelayanan bagi masyarakat unbanked dan underbanked untuk isi ulang saldo (top up) secara offline.

Menurut Head of Corporate Communications OVO Harumi Supit, kolaborasi dengan Fastpay dan 265 ribu mitranya, merupakan bentuk komitmen OVO dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat yang masih kesulitan mengakses lembaga keuangan konvensional.

"Sehingga bagi mereka yang tidak memiliki rekening bank tetap bisa melakukan top up saldo OVO secara offline melalui mitra-mitra Fastpay. Kami melihat masih banyak masyarakat yang selama ini masuk kategori unbanked dan underbanked kesulitan untuk melakukan top up saldo OVO, karenanya dengan kolaborasi ini semoga bisa membantu mereka," jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (9/6/2021).

OVO melalui ekosistem terbuka yang sudah dibuat terus berupaya untuk memberikan layanan keuangan yang inklusif, yang bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia baik di perkotaan hingga di pedesaan.

"Kata kunci dari upaya kami untuk mencapai tujuan ini yaitu kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki misi sejalan dengan OVO dalam mengakselerasi industri tekfin di Indonesia," lanjut Harumi.

Sementara itu, Laksita Safitri Cakrawarti, Head of Biller Acquisition Division Fastpay menyebut bila kolaborasi dengan OVO merupakan kerja sama yang sangat positif dan menguntungkan serta memudahkan masyarakat secara luas.

Dari sisi pengguna, dengan jumlah mitra Fastpay yang mencapai 265.000 di seluruh Indonesia yang tentu akan sangat membantu masyarakat yang selama ini tidak memiliki rekening bank dalam bertransaksi. Sementara dari sisi mitra Fastpay yang didominasi oleh pelaku UMKM, kerjasama OVO dan Fastpay merupakan bukti nyata untuk mendukung UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

"Saat ini sudah ada sekitar 265 ribu lebih mitra Fastpay yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan mereka siap membantu para pengguna OVO dalam melakukan top up secara offline. Jadi masyarakat hanya tinggal membawa uang tunai saja ke mitra Fastpay, lalu nanti mitra kami yang akan membantu mereka melakukan top up," ujarnya.

Sekadar informasi, Fastpay merupakan anak perusahaan dari PT Bimasakti Multi Sinergi, perusahaan berbasis IT dan layanan dalam industri tekfin di Indonesia, khususnya dalam bisnis micro-payment, e-commerce dan travel.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp fintech ovo dompet digital
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top