Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahap Akhir, Penukaran Kartu ATM Debit Mandiri Paling Lambat 1 Juli

Bank Mandiri akan melaksanakan cleansing Mandiri Debit magnetic stripe yakni memblokir kartu debit magnetic stripe apabila nasabah belum melakukan konversi ke kartu debit Mandiri berbasis chip sampai dengan batas waktu yang ditentukan.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 21 Juni 2021  |  16:08 WIB
Tahap Akhir, Penukaran Kartu ATM Debit Mandiri Paling Lambat 1 Juli
Gedung Bank Mandiri - bankmandiri.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kembali mengingatkan batas waktu penggantian kartu debit magnetic stripe nasabah ke kartu Mandiri debit chip.

Bank Mandiri pun akan melaksanakan cleansing Mandiri Debit magnetic stripe yakni memblokir kartu debit magnetic stripe apabila nasabah belum melakukan konversi ke kartu debit Mandiri berbasis chip sampai dengan batas waktu yang ditentukan.

Proses cleansing/blokir dilakukan bertahap sesuai kriteria expired date kartu. Tahap pertama, untuk expiry date kartu debit 2021-2022 akan diblokir mulai 1 April 2021, kemudian pada tahap kedua yakni untuk expiry date 2023- 2025 akan diblokir mulai 1 Juni 2021 dan tahap ketiga untuk expiry date kartu debit 2026-2030 diblokir mulai 1 Juli 2021.

Dalam laman resminya, Bank Mandiri mengingatkan para nasabah pemilik kartu debit Mandiri magnetic stripe harus melakukan penggantian karena nantinya kartu yang melewati batas waktu akan dilakukan pemblokiran yaitu tanggal 1 Juli 2021.

“Cleansing Mandiri Debit magnetic stripe adalah pemblokiran kartu debit magnetic stripe nasabah oleh bank apabila nasabah belum melakukan konversi Mandiri Debit magnetic stripe ke Mandiri Debit chip sampai dengan batas waktu yang ditentukan,” demikian disampaikan Bank Mandiri dalam laman resminya. 

Adapun, penggantian kartu debit magnetic stripe ke dalam bentuk chip ini dilakukan sesuai dengan arahan Bank Indonesia.

Selain itu, dilakukan demi keamanan nasabah dalam bertransaksi menggunakan Mandiri Debit. Regulasi dari Bank Indonesia terkait penggantian kartu ini sesuai dengan regulasi Bank Indonesia yakni Surat Edaran Bank Indonesia No. 17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015.

Surat edaran itu tentang Implementasi Standar Nasional Chip dan Penggunaan Personal Identification Number pada kartu ATM dan atau kartu debit yang diterbitkan di Indonesia.

Bank Mandiri pun menganjurkan para nasabah untuk mengganti kartu debitnya ke dalam bentuk chip demi meningkatkan keamanan transaksi kartu debit baik dari sisi nasabah, toko/merchant, maupun Bank Mandiri sebagai penyedia jasa.

Kartu berbasis chip dinilai relatif lebih aman dibandingkan transaksi menggunakan kartu berbasis magnetic stripe karena mengurangi resiko pencurian data nasabah dan transaksi skimming.

Adapun, Mandiri Debit Magnetic Stripe yang dikecualikan untuk dilakukan penggantian adalah kartu bansos dan tani.

Bank Mandiri juga akan memberikan informasi mengenai penggantian kartu debit dan cleansing kartu melalui Whatsapp, SMS, dan e-mail blast kepada nomor telepon dan email yang terdaftar di Bank Mandiri.

Informasi mengenai penggantian kartu debit dan cleansing kartu debit juga disampaikan melalui website Bank Mandiri, Facebook, Twitter, Instagram, LED, Koran, layar ATM, struk ATM, dan pengumuman di kantor cabang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank mandiri kartu debit
Editor : Ropesta Sitorus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top