Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fintech Komunal Kembangkan Platform Buat Bantu Optimalisasi Deposito BPR

Produk ini memungkinkan pengguna mengembangkan asetnya lewat instrumen deposito terbitan BPR yang tergabung di Komunal, di mana semua sudah berizin OJK dan pasti dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 03 November 2021  |  06:25 WIB
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA - Penyelenggara teknologi finansial peer-to-peer (P2P) lending berizin OJK PT Komunal Finansial Indonesia (Komunal) tengah mengembangkan platform untuk membantu mengoptimalkan kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Platform bertajuk Komunal Deposito BPR (Beta) ini berupaya mengakomodasi salah satu permasalahan umum BPR di Tanah Air yang jumlahnya mencapai 1.492 unit, yaitu kerap kurang optimal dari segi penggalangan dana (funding) maupun penyaluran dana (lending) ketika menerbitkan instrumen deposito.

Albert Kurniawan, VP Marketing Komunal, mengungkap hal tersebut dalam pengenalan produk Komunal Deposito BPR dalam FIN Expo Bulan Inklusi Keuangan 2021 yang berlangsung pada 18 Oktober sampai 2 November 2021.

"Saat ini telah ada 32 BPR yang bergabung dengan produk ini, semuanya berbasis di Jawa Timur. Ke depan kami coba memperluas cakupan, supaya lebih banyak lagi BPR yang notabene dekat dengan UKM di daerah ini terbantu," jelasnya ketika dikonfirmasi Bisnis, Selasa (2/11/2021).

Sebagai gambaran, produk ini memungkinkan pengguna mengembangkan asetnya lewat instrumen deposito terbitan BPR yang tergabung di Komunal, di mana semua sudah berizin OJK dan pasti dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Target Komunal utamanya BPR yang memiliki likuiditas cukup tapi masih kesulitan dalam menyalurkan pinjaman ke UMKM di kawasannya, atau sebaliknya, BPR yang sudah punya kanal penyaluran kredit yang besar tapi likuiditas atau pengumpulan dana pihak ketiganya rendah.

"Untuk permasalahan yang pertama, kami bisa bantu memperkenalkan mereka ke borrower [peminjam] UMKM Komunal di kawasan terkait. Sementara yang sebaliknya, yaitu kesulitan di funding, platform ini bisa mengenalkan deposito terbitan para BPR tersebut ke para investor dari seluruh Indonesia yang tergabung di Komunal," tambahnya.

Albert berharap solusi yang ditawarkan Komunal mampu mempermudah BPR yang berniat menuju transformasi digital, di mana sekaligus mencerminkan kolaborasi yang kuat antara lembaga keuangan konvensional dengan platform fintech P2P lending.

"Kami sebagai yang pertama mengembangkan produk ini, memiliki semangat yang sama dengan BPR untuk ikut memberikan kesempatan para pelaku UMKM di daerah berkembang. Karena kami paham, BPR punya kekuatan dari sisi kedekatan dan pemahaman yang lebih baik terkait kebutuhan para UMKM di wilayahnya," tutupnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpr deposito fintech P2P lending
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top