Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UUS Bank DKI Gandeng SMF, Dorong Akses Pembiayaan Perumahan

Seluruh dana yang disalurkan oleh SMF kepada Bank DKI akan digunakan untuk replacement financing Program Pembiayaan KPR Syariah UUS Bank DKI.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 10 November 2021  |  21:14 WIB
Penandatanganan akad pemberian fasilitas pembiayaan tersebut dilakukan oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi bersama Direktur SMF Heliantopo serta disaksikan langsung oleh Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy dan DIrektur Utama SMF Ananta Wiyogo pada Rabu (10/11/2021) - Bank DKI
Penandatanganan akad pemberian fasilitas pembiayaan tersebut dilakukan oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi bersama Direktur SMF Heliantopo serta disaksikan langsung oleh Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy dan DIrektur Utama SMF Ananta Wiyogo pada Rabu (10/11/2021) - Bank DKI

Bisnis.com, JAKARTA - Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI menjalin sinergi dengan Sarana Multigriya Finansial (SMF ) melalui penandatanganan Akad Mudharabah Muqayyadah senilai Rp479 miliar dengan skema replacement financing.

Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan SMF yang diberikan kepada Bank DKI.

"Kami berharap semoga dengan adanya kerjasama ini dapat semakin menguatkan semangat sinergi dan kolaborasi BUMD dan BUMN terutama dalam peningkatan akses perumahan kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (10/11/2021).

Rencananya, kata dia, seluruh dana yang disalurkan oleh SMF kepada Bank DKI akan digunakan untuk replacement financing Program Pembiayaan KPR Syariah UUS Bank DKI.

Dia menuturkan rumah menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indonesia, terutama generasi milenial saat ini yang baru saja membentuk keluarga baru. Data menyebutkan bahwa hingga saat ini masih terdapat backlog atau indikator kebutuhan perumahan sebanyak 11,7 juta rumah.

"Hal ini tentu menjadi perhatian bersama serta peluang bagi sektor jasa keuangan terutama perbankan untuk dapat berkontribusi dalam mewujudkan kesempatan kepemilikan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo berharap akan terjadi peningkatan kapasitas pembiayaan perumahan sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mendapatkan kesempatan untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

"Replacement financing tersebut merupakan bentuk dari dukungan SMF dalam mendorong program pemulihan ekonomi nasional [PEN] serta peningkatan likuiditas bank penyalur KPR, khususnya Bank Pembangunan Daerah [BPD] agar dapat terus terjaga,"

Dia berharap tersebut dapat memicu BPD, khususnya Bank DKI, untuk memaksimalkan kemampuannya dalam mendorong pertumbuhan kredit yang tengah terkena dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan bagian dari kontribusi SMF dan Bank DKI dalam mendukung program PEN melalui sektor perumahan agar 170 lebih industri turutannya ikut bergerak dalam masa pandemi Covid-19.

"Kami berharap semoga sinergi antara kedua belah pihak akan terjalin semakin baik. Kami mengajak kepada BPD lain untuk dapat berkolaborasi Bersama menggerakan sektor ril di masa pandemi," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit bank dki smf
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top