Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Bisnis (BBSI) Tetapkan Harga Pelaksanaan Rights Issue Rp3.510

Bank Bisnis (BBSI) berencana menerbitkan saham baru sebanyak 280 juta saham atau sebanyak 8,49 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 24 November 2021  |  13:05 WIB
Bank Bisnis (BBSI) Tetapkan Harga Pelaksanaan Rights Issue Rp3.510
Aktivitas di salah satu kantor cabang Bank Bisnis Internasional - bankbisnis.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Bisnis Internasional Tbk. (BBSI) menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum terbatas (PUT) II melalui rights issue senilai Rp3.510 per saham.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (24/11/2021), BBSI berencana menerbitkan saham baru sebanyak 280 juta saham atau sebanyak 8,49 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan, dengan nilai nominal Rp100 per saham.

“Dengan harga pelaksanaan sebesar Rp3.510, sehingga jumlah dana yang diperoleh dari PUT II dalam rangka penerbitan HMETD seluruhnya berjumlah sebesar Rp985,33 miliar,” tulis direksi.

Direksi perseroan menyatakan setiap pemegang 1.035 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 2 Desember 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 96 HMETD.

Pemegang HMETD dapat menjual atau mengalihkan hak yang dimilikinya selama periode perdagangan, yaitu mulai tanggal 6 – 10 Desember 2021. Tanggal terakhir perdagangan HMETD jatuh pada 10 Desember, dengan keterangan bahwa HMETD yang tidak dilaksanakan sampai dengan tanggal tersebut menjadi tidak berlaku lagi.

Terkait aksi korporasi ini, PT Sun Antarnusa Invesment, salah satu pemegang saham utama perseroan hanya akan melaksanakan sebagai haknya, yakni sebanyak 16,97 juta HMETD. Mereka mengalihkan sisa haknya kepada PT Sun Land Investasa dan Sundjono Suriadi.

Adapun, PT Sun Land Investasa akan melaksanakan seluruh HMETD yakni 37,05 juta saham dan juga akan mengambil porsi dari PT Sun Antarnusa Invesment sebanyak 6,5 juta HMETD.

Sementara itu, PT Finaccel Teknologi Indonesia, selaku pemegang saham utama perseroan akan melaksanakan seluruh HMETD dengan jumlah sebanyak 112,28 juta saham. Sundjono Suriadi juga akan menyerap seluruh haknya yakni sebanyak 56,14 juta HMETD. Dia pun turut mengambil porsi dari PT Sun Antarnusa Invesment sebanyak 6 juta saham.

Seluruh saham baru yang ditawarkan dalam PUT II ini akan dikeluarkan dari portepel perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia, dengan memerhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Saham baru dari PUT II memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal, yaitu hak-hak yang berkaitan dengan saham, antara lain hak suara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), ha katas pembagian dividen, hak atas saham bonus, dan hak atas HMETD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten bank kredivo Bank Bisnis Internasional rights issue
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top