Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asuransi Zurich Indonesia Catat 71 Persen Belanja Proteksi untuk Keluarga

“Dengan kehadiran kami di Indonesia selama lebih dari 30 tahun, Zurich memahami bahwa masyarakat Indonesia selalu mengedepankan nilai-nilai guyub dalam kehidupan sehari-hari, terlebih melindungi orang-orang terdekat, mulai dari keluarga, teman, hingga tetangga."
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 24 Januari 2022  |  01:58 WIB
Karyawati mengoperasikan ponsel pintar di dekat logo Zurich Insurance Indonesia di Jakarta, Senin (29/5). - JIBI/Dwi Prasetya
Karyawati mengoperasikan ponsel pintar di dekat logo Zurich Insurance Indonesia di Jakarta, Senin (29/5). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Riset konsumen PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk. (Zurich) mencatat 71 persen orang membeli asuransi untuk perlindungan keluarganya.

Presiden Direktur Zurich Asuransi Indonesia Hassan Karim mengatakan data ini merupakan riset konsumen di berbagai wilayah di Indonesia sepanjang 2021 lalu. Survei juga menemukan ketertanggungan mereka akan jaringan lokal di sekitarnya sering kali menghalangi nasabah untuk mengenali kebutuhan asuransinya.

Menurutnya, asuransi didasarkan pada prinsip yang sama ketika dibuat di mana masyarakat bersama-sama berkontribusi untuk saling membantu pada yang membutuhkan bantuan atau perlindungan.

“Dengan kehadiran kami di Indonesia selama lebih dari 30 tahun, Zurich memahami bahwa masyarakat Indonesia selalu mengedepankan nilai-nilai guyub dalam kehidupan sehari-hari, terlebih melindungi orang-orang terdekat, mulai dari keluarga, teman, hingga tetangga,” ujar Hassan, dikutip dari siaran pers, Minggu (23/1/2022).

Dia menjelaskan bahwa pihaknya melakukan kampanye Bareng Jadi Lebih pada 2022 ini untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap asuransi. Apalagi dalam riset yang sama menemukan bahwa 45 persen responden yang tidak memiliki asuransi merasa belum memiliki pengetahuan bagaimana asuransi dapat membantu mereka.

“Seperti kita ketahui, penetrasi asuransi di Indonesia masih cukup rendah. Hal ini salah satunya disebabkan oleh miskonsepsi di tengah masyarakat yang masih kerap memandang asuransi dekat dengan bencana atau risiko, dan menganggap asuransi itu rumit dengan proses klaim yang justru merepotkan. Namun, Zurich sebagai perusahaan asuransi yang berfokus kepada nasabah akan hadir sebagai support system untuk membantu masyarakat dengan produk yang sesuai kebutuhan. Seperti keluarga dan teman yang siap mendukung kita di kala susah, kami ada dekat ke masyarakat,” jelas Hassan.

Bukan sekadar jargon, kampanye kesadaran keuangan pada  2022 ini merupakan milestone bagi perusahaan yang penerapan nilainya juga tercermin pada bisnis Zurich. Salah satunya, Zurich Asuransi Indonesia sendiri berdiri dengan menggabungkan keahlian lokal Adira Insurance yang diakuisisi oleh Zurich pada 2019 lalu, dengan kepemimpinan global Zurich di industri asuransi dunia.

"Penggabungan dua kekuatan menjadi Zurich Asuransi Indonesia pun makin melengkapi ekosistem asuransi Zurich di Indonesia, bersama dengan Zurich Topas Life dan Zurich Syariah. Integrasi ketiga unit bisnis di dalam satu ekosistem kian menguatkan posisi strategis Zurich di Indonesia," kata Hassan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top