Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jadi Ajang Sinergi, Mandiri Investment Forum 2022 Hadirkan Ribuan Investor

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) bersama perusahaan anak akan menyelenggarakan Mandiri Investment Forum (MIF) 2022 pada 7 Februari 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 25 Januari 2022  |  10:31 WIB
Konferensi pers Mandiri Investment Forum 2022, Selasa (25/1/2022)  -  Rika Anggraeni
Konferensi pers Mandiri Investment Forum 2022, Selasa (25/1/2022) - Rika Anggraeni

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) bersama perusahaan anak akan menyelenggarakan Mandiri Investment Forum (MIF) 2022 pada 7 Februari 2022.

Forum Investasi tahunan terbesar ini mengusung tema Recapturing the Growth Momentum. Forum ini diproyeksi akan diikuti lebih dari 20.000 peserta dari dalam dan luar negeri, termasuk lebih dari 500 investor asing yang akan turut menghadiri MIF 2022 secara hybrid.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan, forum ini sangat penting dalam mendukung upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan masuknya investasi ke Indonesia.

Panji menuturkan, forum tersebut sekaligus menjadi ajang sinergi dan kolaborasi yang baik antara investor, pelaku usaha, dan pemangku kebijakan dalam menangkap peluang investasi yang dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Panji menyatakan, MIF 2022 juga menjadi wujud nyata Mandiri Group untuk mendukung penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia 2022 yang selaras dengan komitmen untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Investor lokal dan internasional yang mengelola lebih dari US$4 triliun juga akan turut menghadiri MIF 2022 secara offline maupun daring," ujar Panji dalam konferensi pers pelaksanaan Mandiri Investment Forum 2022 secara virtual, Selasa (25/1/2022).

Riset Office of Chief Economist Bank Mandiri memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 akan jauh membaik mencapai 5,17 persen. Angka tersebut lebih baik jika dibandingkan prediksi pertumbuhan di tahun 2021 sebesar 3,69 persen.

Hal ini tercermin dari sejumlah indikator ekonomi yang berangsur pulih, salah satunya net ekspor yang meningkat sebesar 1,5 persen pada kuartal III/2021, serta Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang naik 1,18 persen di kuartal ketiga tahun lalu.

Menurut Panji, dalam memperkokoh pertumbuhan ekonomi Tanah Air, diperlukan strategi dan dukungan semua pihak. Maka dari itu, Bank Mandiri melalui MIF 2022 mempertemukan investor dengan pemangku kepentingan agar pembangunan ekonomi dapat berjalan dengan lebih baik.

Sementara itu, Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan, MIF 2022 merupakan wujud dari komitmen kami untuk memberikan layanan yang lebih baik bagi para investor berupa akses informasi yang komprehensif dan dibutuhkan dalam membangun pertumbuhan bisnis berkelanjutan di Indonesia.

Dalam MIF 2022, Mandiri Sekuritas akan menghadirkan lebih dari 500 investor, yang berasal dari berbagai negara, seperti Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Hongkong, Thailand, Malaysia, hingga Singapura, dengan total dana kelolaan sebesar sekitar US$4 triliun.

“Melalui kedua acara ini, bersama Bank Mandiri, kami berupaya menarik lebih banyak investasi lokal maupun asing untuk di Indonesia, sehingga dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Oki.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri MANDIRI INVESTMENT FORUM
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top