Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRI (BBRI) Bidik 5 Juta Nasabah Ultra Mikro pada 2022

BRI (BBRI) menargetkan nasabah ultra mikro (UMi) dapat mencapai 45 juta nasabah pada 2024.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 10 Februari 2022  |  13:25 WIB
Salah satu kantor Bank BRI - bri.co.id
Salah satu kantor Bank BRI - bri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Sunarso menargetkan akan menambah 5 juta nasabah Ultra Mikro (UMi) baru di 2022.

Perlu diketahui, Holding Ultra Mikro terdiri dari BRI, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM yang dibentuk pada 13 September 2021.

“Mudah-mudahan terus kita tambah bersama-sama untuk mencapai 5 juta di tahun ini dan infrastrukturnya kita siapkan,” tutur Sunarso dalam forum BRI Microfinance Outlook 2022, Kamis (10/2/2022).

Adapun, infrastruktur tersebut di antaranya Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum) Mobile dan UMi Corner. Selain itu, juga terdapat integrasi data yang bisa digunakan sebagai basis data jika pemerintah ingin menyalurkan program untuk pelaku UMi.

Sunarso menjelaskan, hingga kini BRI sudah melayani sebanyak 8,1 juta ultra mikro, Pegadaian 5,9 juta, dan PNM 11,2 juta. Sementara itu, target nasabah UMi pada 2024 harus mencapai 45 juta nasabah.

Berdasarkan riset yang dilakukan bersama konsultan pada 2018 silam, Sunarso mengungkapkan terdapat 45 juta UMi di Indonesia yang masih membutuhkan pendanaan, baik berupa pendanaan baru maupun pendanaan tambahan.

Dari 45 juta tersebut, kata Sunarso, hanya 15 juta pelaku UMi yang baru tersentuh oleh lembaga pembiayaan dari 45 juta UMi yang tersebar di Indonesia. Artinya, sebanyak 30 juta pelaku UMi masih belum tersentuh lembaga pembiayaan.

“Ke mana mereka [30 juta usaha UMi] perginya? Sebanyak 5 juta usaha UMi mengandalkan rentenir yang bunganya sudah bisa ditebak pasti jauh lebih tinggi. Risetnya menunjukkan bunganya sekitar 100 sampai 500 persen setahun,” jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 7 juta usaha UMi yang belum tersentuh lembaga pembiayaan formal, meminjam pendanaan melalui keluarga atau kerabat. Sedangkan sisanya, sebanyak 18 juta UMi merupakan pelaku usaha ultra mikro yang sama sekali belum mendapatkan akses pendanaan.

Sunarso menuturkan kehadiran UMi diharapkan bisa menjangkau 18 juta nasabah, termasuk juga pelaku usaha yang masih mengandalkan pembiayaan dari rentenir. Selain itu, potensi ultra mikro yang sangat besar juga dapat memperkuat core competence BRI di segmen mikro dan kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri kredit ultra mikro Holding Ultra Mikro
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top