Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Maybank Indonesia (BNII) Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp38,19 Triliun Sepanjang 2021

Portofolio pembiayaan berkelanjutan tersebut berkontribusi sebesar 42,1 persen terhadap total kredit yang diberikan Maybank Indonesia (BNII).
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 28 Maret 2022  |  13:36 WIB
Ilustrasi.  - Bloomberg
Ilustrasi. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) menyalurkan pembiayaan berkelanjutan (sustainability financing) atau kredit hijau sebesar Rp38,19 triliun di 2021. 

Portofolio tersebut berkontribusi sebesar 42,1 persen terhadap total kredit yang diberikan bank secara individual. 

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria mengatakan perseroan terus berkomitmen untuk bisa memastikan bahwa operasional bank senantiasa ramah terhadap lingkungan sosial dan tata kelola (LST). 

Perseroan menyadari pentingnya untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. 

“Maybank Indonesia akan terus menerapkan aspek keberlanjutan atau sustainability di dalam setiap aktivitas bank, serta secara konsisten akan menjalankan upaya-upaya untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut,” tutur Taswin dalam Paparan Publik di Jakarta, Jumat (25/3/2022). 

Taswin menyatakan Maybank Indonesia akan terus memantau dan berkomitmen untuk meningkatkan porsi dari portofolio sustainability sepanjang masih dalam koridor risk appetite dari bank. 

Selain itu, Maybank Indonesia juga telah menerapkan kegiatan operasional yang ramah lingkungan, antara lain melalui pengurangan penggunaan plastik, penggunaan lampu hemat energi atau LED, serta pendingin udara dengan menggunakan AC Freon R32 di kantor kantor. 

Perseroan juga memiliki kebijakan paperless dan duplex printing dan juga optimalisasi penggunaan kendaraan operasional. 

Dari sisi sumber daya manusia, Maybank Indonesia juga secara konsisten membangun keterampilan dan kapasitas terhadap lingkungan LST dalam menjalankan program-program keuangan berkelanjutan. 

Taswin menuturkan, sejak 2019, perseroan telah memiliki kebijakan internal terkait LST, termasuk di dalamnya mengatur aktivitas blacklist. Di samping itu, Maybank Indonesia telah menerbitkan lebih dari 200 SPO sebagai penerapan tata kelola yang baik. 

“Sebagai bagian dari Maybank Group, Maybank Indonesia senantiasa konsisten dengan arahan strategis dari perusahaan induk dalam melaksanakan komitmen LST,” katanya. 

Taswin menyampaikan Maybank Group juga telah menetapkan strategi Maybank hingga 2025, yang ditujukan untuk bisa terus memperdalam komitmen Maybank untuk bisa memanusikan jasa keuangan (humanizing financial services) dan mendukung prioritas strategisnya untuk bisa menjadi regional ESG leader. 

Dengan strategi dan komitmen ini, diharapkan terwujudnya ekonomi yang lebih berkelanjutan dan rendahnya emisi karbon di dalam usaha perseroan untuk terus menyeimbangkan lingkungan sosial. 

Selain itu, diharapkan juga usaha perseroan dalam membangun ketahanan masyarakat, ekonomi, dan kesejahteraan sosial di wilayah Asean.

Lalu, penguatan tata kelola, pengelolaan sumber daya manusia, serta pengelolaan dampak lingkungan dan sosial di sepanjang rantai pasok atau supply chain. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit maybank sustainable finance
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top