Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minta Restu Rights Issue, Bank Ina (BINA) Bakal Gelar RUPSLB

Bank Ina akan meminta persetujuan kepada para pemegang saham atas rencana rights issue dalam RUPSLB pada 3 Juni 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 29 April 2022  |  10:44 WIB
Bank Ina Perdana - bankina.co.id
Bank Ina Perdana - bankina.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 3 Juni 2022.

Selanjutnya, panggilan untuk rapat akan diumumkan pada 12 Mei 2022 melalui situs e-RUPS (KSEI), laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), dan laman resmi Bank Ina dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. 

Direksi menyampaikan, pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dan mewakili suara dalam rapat adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada Kamis, 11 Mei 2022 sampai dengan pukul 16.00 WIB. 

Kemudian, dalam hal pemegang saham akan memberikan kuasa di luar mekanisme eASY.KSEI, maka pemegang saham dapat mengunduh formulir surat kuasa dalam laman resmi Bank Ina. 

Pemegang saham dapat mengusulkan mata acara melalui surat tercatat yang disertai alasan atas usulan yang disampaikan paling lambat 7 hari kalender sebelum tanggal dilakukannya pemanggilan untuk rapat. 

Adapun, salah satu mata acara yang akan dibahas dalam RUPSLB Bank Ina, yakni meminta persetujuan kepada para pemegang saham perseroan atas rencana PUT IV dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau rights issue.

"Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan kepada para pemegang saham perseroan atas rencana PUT IV dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa [RUPSLB] yang akan diselenggarakan pada 3 Juni 2022," tulis direksi Bank Ina, dikutip Jumat (29/4/2022).

Diketahui, emiten bersandi saham BINA ini akan menawarkan sejumlah sebanyak-banyaknya 2 miliar saham dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah PUT IV, dengan nilai nominal Rp100 setiap saham. 

Nantinya, dana yang diperoleh dari hasil PUT IV tersebut akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja pengembangan usaha Bank Ina. 

Dengan dilakukannya PUT IV ini perseroan akan mendapatkan tambahan modal disetor yang akan digunakan untuk modal kerjasehingga dapat mengembangkan kegiatan usaha dan akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan dan hasil usaha perseroan,” jelasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan rupslb bank ina
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top