Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Allianz Life Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp500 Miliar pada 2021

PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) membukukan laba bersih senilai Rp500 miliar sepanjang 2021.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  22:02 WIB
Allianz Life Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp500 Miliar pada 2021
Direktur & Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia Edwin Prayitno, Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia David Nolan, dan Business Director Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo dalam paparan kinerja Allianz Life Indonesia, Rabu (29/6/2022) - Denis Riantiza M

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) membukukan laba bersih senilai Rp500 miliar sepanjang 2021.

Bila menilik laporan keuangannya, perolehan laba tersebut mengalami penurunan cukup dalam dibandingkan peroleh laba bersih tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,36 triliun. 

David Nolan, Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia mengatakan, performa laba tahun lalu tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya beban klaim yang cukup besar akibat pandemi Covid-19, terutama klaim kematian dan klaim kesehatan.

"Kami tumbuh di 2021 mengingat tantangan yang kami hadapi, ini suatu pencapaian yang besar. Tapi dari sisi klaim kami memiliki jumlah klaim yang tinggi, itu merupakan moment of truth sebagaimana kami membantu orang Indonesia. Ini memang berdampak terhadap kinerja bottom line kami, tapi kami masih sangat baik," ujar David dalam paparan kinerja Allianz Life Indonesia, Rabu (29/6/2022).

Sepanjang 2021, Allianz Life Indonesia membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp13,5 triliun meningkat sebesar 20,4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kepada lebih dari 223.000 penerima manfaat asuransi jiwa dan kesehatan.

Sementara itu, perusahaan mencatatkan kinerja positif dari sisi top line. Allianz mampu membukukan pendapatan premi bruto sebesar Rp19 triliun di 2021 atau bertumbuh 12,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh pertumbuhan bisnis dari berbagai kanal distribusi, terutama keagenan dan bancassurance

Direktur & Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia Edwin Prayitno menuturkan, pendapatan premi dari sisi annualized premium equivalent (APE) maupun weighted new business premium (WNBP) di 2021 tercatat tumbuh masing-masing 8,1 persen dan 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Allianz Life Indonesia berhasil membukukan dan menjadi market leader asuransi untuk Weighted New Business Premium (WNBP).

Dengan pertumbuhan sebesar 11 persen dan market share 12 persen, Allianz Life Indonesia berhasil menjadi market leader untuk WNBP. Sampai dengan kuartal I/2022, Allianz Life Indonesia masih terdepan dengan market share WNBP sebesar 10,6 persen.

"Di 2022 pandmei berlanjut, situasi masih sulit. Tapi kami terus membukukan pendapatan yang cukup baik. Selama kuartal I/2022, kami catatkan premi bruto Rp3,8 triliun. Ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat ke kami dan tingginya kebutuhan masyaarakat untuk mendapatkan perlindungan dari asuransi. Kalau secara APE kami catatakan Rp900 miliar di kuartal pertama, demikian pula untuk WNBP Rp900 miliar," papar Edwin.

Dia menambahkan, perusahaan juga mencatatkan pertumbuhan dari sisi aset. Total aset Allianz Life Indonesia di 2021 mencapai Rp42,8 triliun, tumbuh dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp41,2 triliun.

"Risk-based capital (RBC) tercatat masih diangka 405 persen di 2021, tiga kali lipat dari ketentuan OJK sebesar 120 persen. RBC tinggi ini memungkinkan kami untuk mempunyai ruang untuk terus investasi dan memenuhi komitmen kepada para pemegang polis," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi laba bersih Kinerja Emiten asuransi allianz life indonesia
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top