Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rintis Sejahtera Raih Sertifikasi PCI DSS 3.2.1 untuk Sistem Pembayaran Utama

Keberhasilan ini menjadikan Rintis Sejahtera sebagai Lembaga Switching Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP) pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi PCI DSS.
Wahyu Arifin
Wahyu Arifin - Bisnis.com 12 Juli 2022  |  18:32 WIB
Rintis Sejahtera Raih Sertifikasi PCI DSS 3.2.1 untuk Sistem Pembayaran Utama
Presiden Direktur PT TUV Rheinland Indonesia, I Nyoman Susila memberikan sertifikat PCI DSS 3.21 kepada Presiden Direktur PT Rintis Sejahtera, Iwan Setiawan, di Gedung PRIMA Sejahtera, Alam Sutera, Tangerang Selatan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Rintis Sejahtera selaku pengelola Jaringan PRIMA berhasil meraih sertifikasi Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS) 3.2.1. Sertifikasi ini diberikan untuk sistem pembayaran utamanya, yaitu layanan Switching dan Payment Gateway Services. 

Sertifikasi tersebut mengukuhkan perseroan sebagai lembaga switching yang menghadirkan layanan transaksi finansial terpercaya dengan standar sistem keamanan informasi internasional. 

Presiden Direktur Rintis Sejahtera, Iwan Setiawan mengatakan perseroannya menjadi Lembaga Switching Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP) pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi PCI DSS 3.2.1 di layanan Switching dan Payment Gateway di Indonesia. 

“Kami berharap sertifikasi PCI DSS bagi Rintis ini bisa meningkatkan kepercayaan stakeholder terhadap PT Rintis Sejahtera, baik mitra maupun calon mitra untuk bergabung dengan layanan kami,” ujar Iwan seperti dikutip dalam keterangan resminya, Selasa (12/7/2022). 

Keberhasilan meraih sertifikat PCI DSS ini sekaligus memenuhi kebijakan regulator, mengacu pada Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 23/7/PBI/2021 tentang PIP yang harus memiliki sertifikasi internasional dalam pengamanan sistem pembayaran utama.

Iwan Setiawan menambahkan, perseroan serius dalam memperhatikan keamanan data atau information security demi memberikan rasa aman kepada mitra. 

“Ini bukanlah akhir dari upaya penguatan standar keamanan Rintis, namun  justru merupakan bukti komitmen dan proses berkesinambungan perlindungan optimal keamanan transaksi dan keamanan data pengguna sistem pembayaran nasional,” kata Iwan. 

PCI DSS merupakan standar keamanan informasi internasional yang disusun oleh major card schemes untuk diterapkan oleh lembaga dan perusahaan yang mengelola dan menangani pembayaran berbasis kartu, termasuk penyedia infrastruktur pembayaran. 

Agar bisa memperoleh sertifikasi PCI DSS 3.2.1 tersebut, terdapat 12 persyaratan utama yang terbagi menjadi ratusan persyaratan pengendali yang harus dipenuhi, meliputi upaya-upaya membangun dan memelihara jaringan dan sistem yang aman. 

Selain itu, harus dapat melindungi data pemegang kartu, menjaga program manajemen kerentanan, menerapkan tindakan kontrol akses yang kuat, memantau dan menguji jaringan secara berkala, serta menjaga kebijakan keamanan informasi.

Adapun Sertifikat PCI DSS 3.2.1 diberikan Presiden Direktur PT TUV Rheinland Indonesia, I Nyoman Susila kepada Presiden Direktur PT Rintis Sejahtera, Iwan Setiawan, di Gedung PRIMA Sejahtera, Alam Sutera, Tangerang Selatan pada Rabu (29/6) lalu.

PT TUV Rheinland Indonesia selaku lembaga audit dan sertifikasi global, telah melakukan audit eksternal yang ketat, independen dan objektif terhadap penerapan pengamanan informasi, teknis dan non teknis, secara end-to-end pada seluruh sistem Rintis Sejahtera. 

“Berdasarkan hasil laporan ini, kami dari TUV Rheinland Indonesia menyimpulkan bahwa sistem manajemen dan pengelolaan di PT Rintis Sejahtera ini sudah sesuai dengan persyaratan standar PCI DSS,” kata I Nyoman Susila.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PT Rintis Sejahtera sistem pembayaran transaksi transfer bank
Editor : Puput Ady Sukarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top