Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Jago (ARTO) Dorong Inklusi dan Literasi Keuangan Syariah di Makassar

Begini cara Bank Jago (ARTO) mendorong inklusi dan literasi keuangan syariah di Makassar, Sulawesi Selatan.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 24 Juli 2022  |  12:30 WIB
Bank Jago (ARTO) Dorong Inklusi dan Literasi Keuangan Syariah di Makassar
Aplikasi Bank Jago - Jibi
Bagikan

Bisnis.com, MAKASSAR - PT Bank Jago Tbk. (ARTO) melalui Jago Syariah mendorong peningkatan inklusi dan literasi keuangan di Makassar, terutama dalam pengelolaan keuangan berprinsip syariah.

Upaya ini guna membangun pemahaman yang positif terkait pentingnya pengelolaan keuangan syariah di wilayah tersebut. Apalagi saat ini, teknologi bisa digunakan masyarakat untuk memudahkan dalam mengatur keuangannya.

Head of Sharia Business Bank Jago Roy Iskandar mengatakan masyarakat Makassar kini dapat memanfaatkan fitur Kantong (pocket) dalam aplikasi Jago Syariah. Fitur ini dirancang untuk menjadi alat pendukung mengatur dan memisahkan keuangan sesuai masing-masing kebutuhan.

“Aplikasi Jago Syariah dirancang agar nasabah dapat menjalankan sistem amplop atau sistem memisahkan uang dengan lebih praktis dan mampu terkoneksi ke berbagai ekosistem digital,” ungkap Roy pada gelaran Edukasi Keuangan Syariah di Makassar, Sabtu (23/7/2022).

Dia mengatakan, para nasabah dapat membuat hingga 40 kantong untuk berbagai kebutuhan seperti, kantong untuk pengeluaran, tabungan, ibadah haji/umroh, kantong zakat, kantong usaha, dana darurat, dan lainnya sesuai kebutuhan.

Selain itu, kata dia, Nasabah juga bisa memantau arus keluar masuk dana di masing-masing Kantong langsung melalui aplikasi.

Financial plannerDewi RD Amelia menyampaikan, pengelolaan keuangan rumah tangga seperti memantau pengeluaran sehari-hari atau memisahkan dana sesuai masing-masing kebutuhan masih menjadi tantangan.

Dia menuturkan masyarakat perlu paham tentang pentingnya memisahkan dana sesuai masing-masing kebutuhan, termasuk memisahkan keuangan pribadi dan usaha.

“Untuk mengatur dan memisahkan keuangan sesuai masing-masing kebutuhan, sistem amplop sudah lama dikenal masyarakat di Indonesia. Berkat perkembangan teknologi, aplikasi digital bisa membantu kita langsung memisah-misahkan uang sesuai pos-posnya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jago literasi keuangan syariah
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top