Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bank Lampung Raih Pendapatan Bunga Rp434 Miliar

Bank Lampung berhasil meningkatkan aset perusahaan menjadi Rp13,37 triliun per Juni 2022.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 26 Juli 2022  |  09:14 WIB
Bank Lampung Raih Pendapatan Bunga Rp434 Miliar
Kantor Bank Lampung - banklampung.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) membukukan pendapatan bunga Rp434,53 miliar sepanjang semester I/2022. Capaian ini meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang membukukan pendapatan bunga Rp393,94 miliar.

Saat yang sama, beban bunga hanya naik tipis menjadi Rp192,24 miliar dari sebelumnya Rp190 miliar.

Meski mengalami peningkatan pendapatan, Bank Lampung tercatat mengalami penurunan laba operasional. Pos laba operasional perusahaan tercatat turun dari semula Rp115,26 miliar menjadi Rp105,18 miliar.

Penyebab utama penurunan laba operasional ini berasal dari peningkatan beban tenaga kerja dari Rp81,11 miliar menjadi Rp106,12 miliar. Selain itu terjadi penurunan pendapatan lainnya dari Rp46,13 miliar menjadi Rp30,6 miliar.

Sehingga setelah dikurangi pajak, laba bersih tahun berjalan Bank Lampung turun dari Rp89,57 miliar menjadi Rp81,36 miliar.

Saat yang sama, Bank Lampung berhasil meningkatkan aset perusahaan menjadi Rp13,37 triliun. Berbading Rp10,28 triliun per periode yang sama pertengahan 2021 lalu. Peningkatan aset ini terutama ditopang oleh penempatan di Bank Indonesia yang mencapai Rp4,3 triliun dari sebelumnya Rp1,68 triliun.

Sementara ekuitas Bank Lampung melonjak dari Rp1,15 triliun menjadi Rp1,31 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank pembangunan daerah bank lampung
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top