Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dorong Masyarakat 'Melek' Asuransi, STMA Trisakti Gelar Kompetisi Nasional Literasi Asuransi

Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti mendorong peningkatan literasi asuransi dengan menggelar kompetisi nasional.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 25 Agustus 2022  |  05:41 WIB
Dorong Masyarakat 'Melek' Asuransi, STMA Trisakti Gelar Kompetisi Nasional Literasi Asuransi
Grand final kompetisi pemberian literasi asuransi tingkat nasional yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti - Humas STMA Trisakti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti terus mendorong peningkatan literasi asuransi masyarakat di Indonesia. Salah satunya melalui kegiatan grand final kompetisi pemberian literasi asuransi tingkat nasional yang diselenggarakan pekan lalu.

Kegiatan ini merupakan acara puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan sejak 14 April 2022. Peserta dari kompetisi ini terbagi atas empat kategori, yaitu guru SMA/MA/SMK, mahasiswa, dosen, dan praktisi.

Ketua STMA Trisakti Antonius Anton Lie menyampaikan bahwa dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi, STMA Trisakti menjalankan pengabdian kepada masyarakat yang fokus kepada pemberian literasi asuransi.

"Yang mana kami mulai membuat laboratorium virtual untuk literasi keuangan untuk dosen dan mahasiswa di lingkungan STMA Trisakti yang bertujuan untuk melakukan pengembangan terhadap materi tentang asuransi sampai kepada kegiatan kompetisi nasional literasi asuransi dan juga olimpiade asuransi dan aktuaria," kata Antonius melalui siaran pers, Rabu (24/8/2022).

Dia menuturkan, kegiatan ini berjalan atas kolaborasi dari banyak pihak, mulai dari pemerintah, yaitu LLDIKTI III, Otoritas Jasa Keuangan, Dewan Asuransi Indonesia, asosiasi-asosiasi perasuransian, perusahaan-perusahaan asuransi, para akademisi, praktisi dan mahasiswa serta masyarakat umum lainnya. Ke depannya kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan dalam waktu dekat ini STMA Trisakti akan melaksanakan olimpiade asuransi dan aktuaria.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua LLDIKTI Wilayah III yang diwakilkan oleh Sri Mastuti, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan literasi asuransi dan keuangan pada semua kalangan. Kedepannya, atas nama pemerintah dan LLDIKTI Wilayah III akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung dan memfasilitasi kegiatan literasi dan kompetisi asuransi, keuangan, dan aktuaria sehingga pemahaman masyarakat semakin luas dan baik terhadap asuransi dan keuangan.

Selanjutnya dalam sambutan yang berbeda, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa baiknya bagi semua kalangan, dikarenakan masih terdapat pandangan dan penilaian negatif masyarakat terhadap asuransi.

"Oleh karena itu atas nama OJK, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada STMA Trisakti yang telah berupaya konsisten dalam menjalankan literasi asuransi. OJK akan berupaya semaksimal mungkin dalam memfasilitasi dan men-support kegiatan yang berkaitan dengan literasi asuransi dan keuangan, tentu saja semua hal ini akan terlaksana dengan baik dengan adanya kerja sama dari banyak pihak khususnya institusi pendidikan dan perusahaan asuransi sehingga industri asuransi semakin maju dan berkembang serta mendapatkan tempat dan kepercayaan di tengah masyarakat luas," kata Friderica.

Literasi asuransi menjadi salah satu bentuk kegiatan dalam mendukung pertumbuhan keuangan di masa sekarang dan masa depan karena pemahaman dan kesadaran adalah kunci pertumbuhannya. Namun, masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai lembaga keuangan asuransi dan manfaatnya menjadi keprihatinan bersama para pelaku industri. Literasi asuransi bagi masyarakat itu penting, jika pelaksanaan edukasi asuransi bertujuan untuk agar dapat membantu masyarakat luas agar mengatasi risiko-risiko yang akan terjadi.

Peserta dalam grand final terdiri atas 28 peserta dengan empat kategori yakni guru SMA/MA/SMK, mahasiswa, dosen, dan praktisi. Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan dalam mengupayakan peningkatan literasi masyarakat tentang asuransi, peningkatan partisipasi dari guru SMA/MA/SMK, mahasiswa, dosen, dan praktisi dalam kegiatan pemberian literasi asuransi, serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang memiliki indeks literasi keuangan yang tinggi (well literate).

Selain kompetisi, dalam puncak kegiatan ini juga dilakukan pemberian penghargaan kepada tokoh yang secara konsisten mendukung edukasi dan literasi asuransi Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada sembilan tokoh, yaitu Firdaus Djaelani, Rudy Wanandi, Bahder Munir Sjamsoeddin, Kusumaningtuti S. Soetino, Agus Sugiarto, Hotbonar Sinaga, Ariyanti Suliyanto, Harry Tjan Silalahi, dan Teddy Hailamsyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi asuransi jiwa
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top