Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pertumbuhan Deposit on Call Melesat, Masyarakat Mulai Cari Cuan?

LPS mencatat pertumbuhan simpanan di bank umum pada Oktober 2022 ditopang oleh giro dan deposit on call.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  07:51 WIB
Pertumbuhan Deposit on Call Melesat, Masyarakat Mulai Cari Cuan?
Ilustrasi simpanan di bank. - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat total simpanan pada bank umum periode Oktober 2022 mengalami peningkatan. Jenis simpanan giro dan deposit on call menjadi penopang pertumbuhan tersebut.

Deposit on call adalah simpanan di bank yang dapat ditarik setiap saat dengan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum jatuh tempo. Jangka waktu simpanan deposit on call biasanya lebih pendek dibandingkan dengan deposito. 

Merujuk Laporan Distribusi Simpanan Bank Umum yang dirilis LPS, nominal simpanan pada Oktober 2022 mencapai Rp7.669 triliun, naik 3,7 persen secara bulanan. Deposito menjadi simpanan dengan nominal terbesar yakni Rp2.883 triliun atau 36,1 persen dari total simpanan.

Meski demikian, pertumbuhan deposito cenderung berjalan moderat dengan kenaikan sebesar 1,6 persen secara month-to-month (MtM).

Di sisi lain, jenis simpanan giro dan deposit on call mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Giro tercatat naik 10,6 persen secara bulanan menjadi Rp2.536 triliun. Adapun deposit on call tumbuh 19,4 persen MoM menuju angka Rp55 triliun.

Deposit on call merupakan simpanan kepada bank yang dapat ditarik setiap saat dengan pemberitahuan terlebih dahulu satu hari sebelum jatuh tempo. Umumnya, nasabah harus menjadi nasabah prioritas dulu sebelum mendapat fasilitas deposito skema on call.

Sementara itu, berdasarkan tiering simpanan, LPS mencatat nominal simpanan terbesar pada tiering simpanan di atas Rp5 miliar yang mencakup 53,7 persen dari total simpanan.

“Kenaikan nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan di atas Rp5 miliar sebesar 6,9 persen MoM, sedangkan penurunan pertumbuhan nominal terdalam terdapat pada tiering lebih kurang Rp100 juta sebesar -0,3 persen MoM,” tulis LPS dikutip Minggu (4/12/2022).

Adapun total rekening simpanan di bank umum pada Oktober 2022 tercatat sebanyak 505,1 juta rekening, naik 2,1 persen secara bulanan. Berdasarkan jenis simpanan, jumlah rekening simpanan terbanyak ada pada tabungan yang mencakup 98,0 persen total rekening simpanan.

Pada saat bersamaan, kenaikan jumlah rekening terbesar dimiliki oleh rekening deposit on call yang tumbuh 21,1 persen MoM, sementara penurunan jumlah rekening terdalam dialami oleh sertifikat deposito yang turun 0,64 persen secara bulanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

deposito lps simpanan perbankan perbankan
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top