Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUNGA JAMINAN SIMPANAN: LPS Patok 5,5% untuk 15 Desember-14 Januari

JAKARTA: Rapat Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan memutuskan mempertahankan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum sebesar 5,5% untuk periode 15 Desember 2012 sampai 14 Januari 2013.
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 12 Desember 2012  |  12:13 WIB

JAKARTA: Rapat Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan memutuskan mempertahankan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum sebesar 5,5% untuk periode 15 Desember 2012 sampai 14 Januari 2013.

Pis. Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) R.  Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank perkreditan rakyat (BPR) dipertahankan di level 8%. Sementara bunga penjaminan bagi dana valuta asing di bank umum masih 1%.

"Sesuai ketentuan LPS, apabila tingkat bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi tingkat bunga penjamin simpanan maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin" terangnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis hari ini, Rabu (12/12/2012).

Dalam keterangannya dia juga mengungkapkan tingkat suku bunga penjaminan dipertahankan lantaran kinerja perekonomian domestik yang dinilai stabil berdasarkan rendahnya inflasi tahunan sebesar 4,32% per November 2012. Angka realisasi tersebut menurun jika dibandingkan realisasi Oktober 2012 4,61%.

Pertimbangan lain adalah peningkatan cadangan devisa dari US$110,30 miliar per Akhir Oktober 2012 menjadi US$111,29 miliar per akhir November 2012.

Selain itu kondisi likuiditas di pasar uang domestik juga dinilai cukup tinggi merujuk pada tagihan bank umum kepada Bank Indonesia per Oktober 2012 Rp720,37 triliun, yang berada di atas rata-rata tahun sebelumnya Rp677,85 triliun.

"Biaya dana rata-rata tertimbang perbankan juga menunjukan tren yang menurun dari 4,09% pada September 2012 menjadi 4,07% pada Oktober 2012," terang Budi. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top