Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BANK PUNDI Target Kredit di Jatim Naik Jadi Rp24 Miliar

BISNIS.COM, BALIKPAPAN--PT Bank Pundi Indonesia Tbk Cabang Balikpapan menargetkan penyaluran kredit untuk di area Kalimantan Timur bisa mencapai Rp75 miliar atau meningkat Rp24 miliar dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.

BISNIS.COM, BALIKPAPAN--PT Bank Pundi Indonesia Tbk Cabang Balikpapan menargetkan penyaluran kredit untuk di area Kalimantan Timur bisa mencapai Rp75 miliar atau meningkat Rp24 miliar dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.

Kepala Cabang Balikpapan PT Bank Pundi Indonesia Tbk Inukan Kuswardhony mengatakan seluruh segmen kredit yang dikucurkan ditujukan untuk usaha mikro.

Tercatat telah ada dua cabang Bank Pundi yang beroperasi di Kalimantan Timur yakni di Balikpapan dan Samarinda.

“Hampir 80% sektor usaha yang digeluti oleh debitur kami bergerak di bidang perdagangan,” ujarnya, Selasa (09/04/2013).

Hingga kuartal I/2013, kata Dhony, penyaluran kredit baru mencapai Rp4 miliar. Dia mengakui masih limbungnya sektor pertambangan mulai menggerogoti sektor mikro yang secara tidak langsung berkaitan dengan sektor andalan tersebut.

“Memang dampaknya lama baru terasa karena memang usaha mikro tidak secara langsung berkaitan dengan industri pertambangan,” katanya.

Apabila kondisi ini masih terus berlanjut, Dhony menyebutkan kemungkinan adanya revisi target. Namun, dirinya masih optimistis akan ada perbaikan kondisi pasar yang akan mengerek pertumbuhan penyaluran kredit.

Tercatat telah ada sekitar 700 nasabah untuk area Kalimantan Timur dengan rincian 400 nasabah berada di wilayah Balikpapan.

Rencananya, pihaknya juga akan memperluas jangkauan dengan membuka cabang di Berau. Dhony memperkirakan cabang baru tersebut sudah bisa dibuka pada semester I/2013 ini karena pihaknya sedang mempersiapkan prasarana dan sarana serta perizinannya.

Sepanjang tahun ini, baru akan ada penambahan kantor cabang di Berau karena potensi pertumbuhan usaha mikro cukup pesat di daerah itu.

Kemungkinan pengembangan selanjutnya yakni di Kota Tarakan yang mungkin akan dilakukan pada tahun berikutnya.

Selain menggarap pasar mikro, perseroan juga berencana untuk mulai menggarap segmen small, medium, and enterprise (SME) yang memiliki plafon kredit lebih besar dibandingkan dengan segmen mikro.

Saat ini, Bank Pundi sedang menjajaki peluang tersebut melalui penerapan di sejumlah kota percontohan.

“Kalau berhasil dan memang layak diterapkan, [SME] juga akan dikembangkan di Kaltim,” katanya.

Adapun untuk penghimpunan dana dari pihak ketiga, Dhony mengakui pihaknya masih mendapatkan suntikan dana dari kantor pusat.
Dia mengungkapkan kantor cabangnya lebih difokuskan untuk menyalurkan kredit sehingga target penghimpunan dana tidak dijabarkan secara detail.

Untuk area Kaltim, komposisi penyaluran kredit dan penghimpunan dana mencapai 70% berbanding 30%.

Dia mengatakan ada kantor cabang khusus yang memang difokuskan untuk menghimpun dana dari pihak ketiga.

Untuk wilayah Indonesia Timur, dirinya menyebutkan Makassar sebagai salah satu cabang yang memiliki kantor cabang untuk fokus pada penghimpunan dana dari pihak ketiga.(ras/yop)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Yoseph Pencawan
Editor : Yoseph Pencawan
Sumber : Rachmad Subiyanto
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper