Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Premi Asuransi Amanah Githa Didominasi Unit Linked

BISNIS.COM, JAKARTA -- Perolehan premi PT Asuransi Jiwa Syariah Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Githa) masih didominasi premi dari produk asuransi berbasis investasi (unit linked) yakni mencapai sekitar 70% dari total premi yang hingga April 2013
Farodilah Muqoddam
Farodilah Muqoddam - Bisnis.com 10 Mei 2013  |  23:48 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA -- Perolehan premi PT Asuransi Jiwa Syariah Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Githa) masih didominasi premi dari produk asuransi berbasis investasi (unit linked) yakni mencapai sekitar 70% dari total premi yang hingga April 2013 mencapai sekitar Rp5 miliar.

Presiden Direktur Amanah Githa Azwir Arifin mengatakan dominasi produk unit linked terjadi karena nasabah masih lebih menggemari produk asuransi yang memiliki instrumen investasi dibandingkan produk asuransi jiwa murni yang hanya memberikan unsur proteksi.

“Pemahaman nasabah lebih mudah menerima produk unit linked karena ada unsur saving,” katanya kepada Bisnis, Jumat (10/5/2013).

Selain itu, kondisi pasar modal yang membaik sejak akhir tahun lalu juga memberikan insentif bagi calon nasabah yang ingin menambahkan unsur investasi ke dalam produk asuransinya.

Azwir mengatakan imbal hasil investasi unit linked berbasis saham pada perusahaan yang mulai beroperasi sejak 1 Oktober 2012 ini mencapai sekitar 20%. Perkembangan ini ditopang oleh kinerja pasar modal yang cemerlang.

Memasuki kuartal II/2013, Azwir mengatakan pihaknya membidik perolehan tambahan premi sebesar Rp50 miliar guna mencapai target perolehan premi sebesar Rp100 miliar hingga akhir 2013.

“Sedang disiapkan MoU dengan sebuah korporasi. Realisasinya mudah-mudahan pada kuartal II tahun ini,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

premi asuransi jiwa bancassurance perum perhutani esq training
Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top