Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

FITCH RATINGS: Industri Multifinance Diprediksi Stabil

BISNIS.COM, JAKARTA—Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memprediksi pertumbuhan industri multifinance di Indonesia akan stabil, ditopang oleh dukungan regulator terhadap industri tersebut.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 13 Mei 2013  |  20:48 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memprediksi pertumbuhan industri multifinance di Indonesia akan stabil, ditopang oleh dukungan regulator terhadap industri tersebut.

Dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (13/5/2013), Fitch menilai kondisi perekonomian yang tumbuh relatif stabil mendukung perkembangan industri multifinance. Demikian pula penetrasi kredit domestik yang cenderung masih rendah, sehingga membuka peluang bisnis pembiayaan.

Meski demikian, industri multifinance masih menghadapi sejumlah hambatan pengembangan bisnis seperti minimnya sumber pendanaan dan terbatasnya diversifikasi bisnis.

Selain itu, secara umum industri juga masih kurang prudent dalam melakukan proses underwriting sehingga potensi non performing loan kurang terjaga.

Saat ini, posisi profitabilitas industri multifinance sedang dalam kondisi bagus, namun rentan terkoreksi karena basis bisnis pembiayaan masih didominasi sektor kredit konsumsi, dan pembiayaan alat berat yang mudah terpengaruh inflasi dan harga komoditas.

Menurut lembaga rating tersebut, peluang perbaikan terjadi jika regulator mampu menerapkan aturan secara lebih baik.

Apalagi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan mengawasi industri keuangan nonperbankan, dan pengawasan industri perbankan mulai tahun depan, diharapkan mampu menerbitkan regulasi yang mendorong pengelolaan GCG industri, peningkatan standar pengelolaan keuangan dan transparansi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance fitch ratings
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top