Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

DPR Minta Masukan Rekam Jejak Calon DGS BI

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi XI DPR RI memulai tahapan uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubenur Senior Bank Indonesia dengan meminta masukan rekam jejak para calon dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi XI DPR RI memulai tahapan uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubenur Senior Bank Indonesia dengan meminta masukan rekam jejak para calon dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Masukan resmi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat yang berlangsung secara tertutup mulai pukul 10.30 WIB. "Mengingat rapat ini mengenai kerahasiaan seseorang, maka sesuai undang-undang, maka kami minta rapat tertutup," ujar Wakil Ketua PPATK Agus Santoso, Senin (2/9/2013).

Lembaga negara ini akan memberikan masukan rekam jejak transaksi keuangan dari dua calon DGS BI, yakni Mirza Adityaswara yang saat ini menjabat sebagai Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan dan Anton Gunawan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Ekonom Bank Danamon.

Harry Azhar Azis, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, mengatakan masukan dari PPATK diperlukan dalam proses fit and proper test yang digelar Selasa, besok. Nanti malam, DPR juga akan meminta masukan mengenai dua orang calon dari para pakar Ekonomi.  “Keputusan pemiihan DGS BI akan dilakukan pada Rabu malam,” ujarnya.

Mirza dan Anton akan bersaing mendapatkan kursi DGS BI meneruskan masa jabatan Darmin Nasution periode 2009—2014. Dengan demikian, DGS terpilih hanya akan menjabat sekitar 1 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper