Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Askes dan Jamsostek Dituntut Transparan Soal Jaminan Kesehatan Nasional

R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 01 Oktober 2013  |  15:03 WIB
Askes dan Jamsostek Dituntut Transparan Soal Jaminan Kesehatan Nasional

Bisnis.com, JAKARTA—Kalangan serikat pekerja/serikat buruh mendesak PT Askes dan PT Jamsostek lebih transparan dan detil dalam menginformasikan peralihan program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan menjadi Jaminan Kesehatan Nasional.

Menurut Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar, kebutuhan informasi tentang teknis pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sangat mendesak, apalagi beroperasi badan tersebut mulai 1 Januari 2014.

“Informasi teknis tentang tata cara, manfaat, jumlah iuran dan kepesertaan peralihan dari JPK [jaminan pemeliharaan kesehatan]  Jamsostek ke BPJS Kesehatan yang dikelola Askes masih belum transparan,” jelasnya, Selasa (1/10/2013).

Dia menjelaskan kelambanan pemerintah menyelesaikan regulasi operasional UU SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) dan UU BPJS maka Jamsostek dan Askes sebagai pengelola sulit melakukan proses sosialisasi dan persiapan menjelang 1 Januari 2014.

Kondisi itu, Timboel menilai akan memengaruhi kesiapan kedua BUMN tersebut untuk melayani pekerja sebagai peserta, terutama Askes yang akan bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan.

“Jamsostek dan Askes harus proaktif mendatangi pekerja/buruh dan pengusaha untuk menginformasikan proses peralihan JPK ini, termasuk masalah teknis pelayanannya,” ungkapnya.

Bahkan, Timboel menegaskan kedua BUMN tersebut harus meyakinkan kalangan pekerja/buruh dan pengusaha bahwa peralihan ini tidak akan merugikan pelayanan kesehatan kepada pesertanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jamsostek askes jaminan kesehatan nasional
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top