Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Atasi Risiko Kerugian, Askrindo Sinergi dengan Jiwasraya

PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo menjalin sinergi dengan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk mengalihkan risiko kerugian melalui produk asuransi jiwa kredit.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 21 Februari 2014  |  17:45 WIB
Pelatihan agen asuransi Jiwasraya - JIBI
Pelatihan agen asuransi Jiwasraya - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo menjalin sinergi dengan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk mengalihkan risiko kerugian melalui produk asuransi jiwa kredit.

Direktur Utama Askrindo Antonius Chandra S. Napitupulu mengatakan bahwa Askrindo menggandeng Jiwasraya agar dapat meningkatkan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dia mengatakan, kerjasama keduanya bertujuan untuk mengalihkan risiko kerugian apabila terdapat debitur Askrindo yang meninggal dunia. Pengalihan risiko kerugian tersebut dapat dilakukan dengan adanya produk asuransi jiwa kredit yang dimiliki oleh Jiwasraya.

“Perjanjian Kerjasama ini adalah untuk meningkatkan  sinergi BUMN dan bertujuan untuk mengalihkan risiko kerugian yang diakibatkan karena debitur tertanggung meninggal dunia kepada Asuransi Jiwasaraya,” paparnya melalui siaran pers, Jumat (21/2/2014).

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama asuransi jiwa kredit antara Askrindo dan Jiwasraya dilakukan oleh Antonius dengan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim.

Sementara itu, dalam laporan kinerja 2013, Askrindo mencatat peningkatan yang signifikan. Laba setelah pajak Askrindo pada 2013 mencapai sebesar Rp350,72 miliar atau meningkat dibandingkan  2012 sebesar Rp246,71 miliar.

Pendapatan underwriting Askrindo pada 2013 sebesar Rp1,11 triliun atau meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp698,59 miliar. Hasil investasi pada 2013 tercatat mencapai Rp278,9 miliar atau mengalami peningkatan 43,6% dibandingkan hasil investasi pada 2012 Rp194,2 miliar.

Askrindo juga mencatat plafond penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2013 dengan jumlah yang dijaminkan mencapai Rp40,1 triliun, meningkat dibanding periode tahun sebelumnya sebesar Rp34,3 triliun.

Selain itu, premi penjaminan non KUR (asuransi kredit dan suretyship) pada 2013 mencapai sebesar Rp715,26 miliar atau melebihi anggaran 2013 sebesar Rp397,52 miliar.

Bisnis mencatat, sebelumnya Asuransi Jiwasraya juga telah menjalin kerja sama dengan asuransi BUMN lainnya yaitu PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) atau Asei dalam hal produk dan pemasaran asuransi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

askrindo
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top