Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKUISISI BTN: Tolak Protes Karyawan, Dahlan Bilang Itu Urusan Direksi

Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak mengindahkan protes karyawan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terhadap rencana penggabungan BUMN tersebut dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 22 April 2014  |  17:22 WIB
  Menteri BUMN Dahlan Iskan abaikan protes karyawan soal akuisisi Bank BTN oleh Bank Mandiri. Bisnis.com
Menteri BUMN Dahlan Iskan abaikan protes karyawan soal akuisisi Bank BTN oleh Bank Mandiri. Bisnis.com
Bisnis . com, JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak mengindahkan protes karyawan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terhadap rencana penggabungan BUMN tersebut dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
 
Dahlan menegaskan rencana penggabungan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tidak bisa ditolak karyawan BTN.
 
“Pegawai kok menolak, karyawan kok menolak. [Penggabungan] jalan terus,” katanya usai menghadiri rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Selasa (22/4/2014).
 
Dia juga menolak menangani langsung protes karyawan BTN atas rencana penggabungan tersebut. Dahlan menegaskan komunikasi dengan karyawan adalah tugas direksi BTN, bukan tugasnya sebagai Menteri BUMN. “Direksinya yang harus mengurus [karyawan], bukan saya yang mengurus, direksinya yang mengurus,” katanya.
 
Dahlan menegaskan pemerintah menyusun rencana penggabungan BTN ke dalam kelompok usaha Mandiri demi kepentingan BTN.
 
BTN membutuhkan Mandiri karena saat ini ukuran perusahaan BTN terlalu kecil untuk menjalankan tugas meyediakan perumahan bagi penduduk Indonesia.
 
“Pokoknya ya, BTN harus dibuat besar besar karena BTN selama ini terlalu kecil untuk bisa mengemban misinya,” kata Dahlan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn Dahlan Iskan bumn bank mandiri
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top