Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CEO TESCO Philip Clarke Kembali Tak Dapat Bonus Tahunan, Ini Penyebabnya

Tesco Plc, jaringan peritel terbesar yang berbasis di Inggris, menyatakan kembali tidak akan membayar bonus tahunannya kepada Chief Executive Officer Tesco Plc (TSCO) dan manajer puncak lainnya.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 23 Mei 2014  |  07:47 WIB
Chief Executive Officer Tesco Plc (TSCO) Philip Clarke  - bloomberg
Chief Executive Officer Tesco Plc (TSCO) Philip Clarke - bloomberg

Bisnis.com, LONDON – Tesco Plc, jaringan peritel terbesar yang berbasis di Inggris, menyatakan kembali tidak akan membayar bonus tahunannya kepada Chief Executive Officer Tesco Plc (TSCO) Philip Clarke dan manajer puncak lainnya.

Alasannya, mereka telah gagal untuk membalikkan kemerosotan laba perusahaan kelontong multinasional yang didirikan oleh Jack Cohen pada 1919 itu.

"Target keuntungan tidak terpenuhi. Oleh karena itu direktur eksekutif tidak akan menerima bonus tahun 2013/2014," kata Stuart Chambers, Ketua Komite Remunerasi Tesco, dalam laporan tahunan pengecer, Kamis (22/5/2014). Tahun lalu, Tesco berjanji membayar bonus apabila keuntungan perusahaan itu bertumbuh.

Akan tetapi, laba perdagangan perusahaan tersebut justru turun 6% menjadi £3,32 miliar (US$ 5,6 miliar) pada tahun yang berakhir 22 Februari, karena Britons lebih banyak mengucurkan anggaran ke pengecer Aldi dan Lidl, dan pendapatan internasional yang tenggelam.

Penurunan keempat kuartal ini sebesar 2,9% dalam penjualan toko yang sama Inggris adalah kinerja terburuk setidaknya sejak 2001.

Clarke dan Chief Financial Officer Laurie McIlwee bukan pimpinan puncak peritel di Inggris yang gagal membawa pulang bonus harapan mereka. CEO William Morrison Supermarket Plc Dalton Philips, dan Kepala Group Marks & Spencer Plc (MKS) Marc Bolland juga bernasib sama.

Meski gagal menerima bonus, Clarke dan McIlwee akan menerima peningkatan jumlah remunerasi mereka. Ini karena hasil iuran pensiun yang lebih tinggi.

Pendapatan Clarke naik menjadi £ 1,63 juta dari £ 1,28 juta pada tahun lalu, didorong oleh penambahan pensiun 391.000 - pon, laporan menunjukkan. Adapun pendapatan McIlwee tercatat £ 1,54 juta dari sebelumnya 1,37 juta pound.

“Secara akrual, pensiun CEO yang sebenarnya pada tahun ini adalah £ 33.000," kata Tesco dalam sebuah pernyataan berikutnya . Angka terakhir ini dipengaruhi oleh perubahan dalam tingkat inflasi IHK .

McIlwee, yang mengundurkan diri pada April, akan terus menerima nya 886.420 pound per tahun dan tetap memenuhi syarat untuk bonus sampai Oktober. Pada kepergiannya, dia akan mendapatkan pembayaran terminasi dari £ 970.800.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tesco

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top