Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir, NPL di Sulawesi Utara Meningkat

Tren rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di Sulawesi Utara terus meningkat sejak Januari 2014, dipicu oleh banjir yang melanda wilayah tersebut pada awal tahun lalu.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 08 Januari 2015  |  13:45 WIB
Terdampak banjir.  - Bisnis.com
Terdampak banjir. - Bisnis.com

Bisnis.com, MANADO - Tren rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di Sulawesi Utara terus meningkat sejak Januari 2014, dipicu oleh banjir yang melanda wilayah tersebut pada awal tahun lalu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) Luctor E. Tapiheru mengatakan tren kenaikan NPL terjadi sejak awal tahun lalu yang bermula dari bencana banjir. Dampak banjir membuat sejumlah kegiatan ekonomi tidak berjalan sehingga menyebabkan kredit bermasalah.

“NPL karena banjir bandang,” ujarnya sebagaimana dikutip dari harian Bisnis Indonesia, Kamis (8/1/2015).

Banjir dan longsor yang melanda Sulut menyebabkan perekonomian wilayah tersebut lumpuh selama beberapa waktu akibat infrastruktur rusak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan kerugian akibat bencana tersebut mencapai Rp 1,87 triliun.

Data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) mencatat rasio kredit bermasalah di Sulut hingga Oktober 2014 adalah sebesar 3,71%, meningkat drastis jika dibandingkan dengan posisi NPL pada periode sama tahun sebelumnya yakni 2,34%.

Rasio NPL Sulut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata NPL industri perbankan yang pada Oktober 2014 tercatat sebesar 2,37%, meningkat dibandingkan dengan posisi pada periode sama tahun sebelumnya yakni 1,91%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manado npl banjir manado BI Sulut
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top