Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPR Usul Askrindo dan Jamkrindo Peroleh PMN Rp1 Triliun

Komisi XI DPR mengusulkan agar PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) memperoleh penyertaan modal negara (PMN) masing-masing Rp1 triliun.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 23 Januari 2015  |  18:30 WIB
Askrindo yang lahir pada 1971 dimaksudkan sebagai lembaga penjamin atas kredit yang disalurkan bank kepada UMKM.  - Bisnis.com
Askrindo yang lahir pada 1971 dimaksudkan sebagai lembaga penjamin atas kredit yang disalurkan bank kepada UMKM. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi XI DPR mengusulkan agar PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) memperoleh penyertaan modal negara (PMN) masing-masing Rp1 triliun.

Ketua Komisi XI DPR Fadel Muhammad mengatakan PMN bagi Askrindo dan Jamkrindo itu dapat digunakan untuk menjamin kredit usaha rakyat. “Tadi malam saya sampaikan ke Kementerian Keuangan, Rp2 triliun tambahkan ke situ,” katanya di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (23/1/2015).

Fadel mengatakan pihaknya telah memanggil direksi dari masing-masing perusahaan. Direksi tersebut, ujar Fadel, mengatakan kebutuhan akan modal masih cukup besar. Politisi Partai Golkar itu mengharapkan program KUR masih diteruskan.

Sebagai contoh perbandingan, Askrindo yang lahir pada 1971 dimaksudkan sebagai lembaga penjamin atas kredit yang disalurkan bank kepada UMKM. Pada perkembangannya, perseroan ini menggarap asuransi kredit bank, kredit perdagangan, surety bond dan custom bond.

Adapun, Jamkrindo yang lahir 1970 justru didirikan awalnya sebagai Lembaga Jaminan Kredit Koperasi (LJKK). Bisnis perum ini diperluas meliputi UMKM sejak 2000. Pada 2008, Jamkrindo baru dikhususkan sebagai perusahaan penjaminan kredit.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr askrindo jamkrindo
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top