Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONSOLIDASI USAHA: Adira Dinamika (ADMF) Caplok Adira Quantum

PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) yang merupakan bagian dari Temasek Holding, melakukan konsolidasi anak usaha dibidang pembiayaan (Multifinance).
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 03 Maret 2015  |  13:46 WIB
Adira Dinamika Multifinance berkonsolidasi dengan  Adira Quantum Multifinance - ilustrasi
Adira Dinamika Multifinance berkonsolidasi dengan Adira Quantum Multifinance - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) yang merupakan bagian dari Temasek Holding, melakukan konsolidasi anak usaha dibidang pembiayaan (Multifinance).

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau disebut juga Adira Finance yang bergerak dalam pembiayaan kendaraan bermotor, akan mencaplok PT Adira Quantum Multifinance yang melakukan pembiayaan barang elektronik.

Hafid Hadeli, Direktur Distribusi dan Penjualan Adira Finance menyatakan dengan penggabungan ini maka pihaknya memiliki diversifikasi dan perluasan lini pembiayaan.

"Mekanisme penggabungannya belum pasti, apakah menjadi anak usaha atau langsung dilebur," jelas Hafid di sela peluncuran program Adira X-tra Bonus Bisa Pilih di Jakarta, seperti yang dikutip Selasa (3/3).

Namun ia memperkirakan penggabungan rampung pada semester pertama tahun ini. Dengan bergabungnya dua anak usaha Danamon ini maka terjadi peningkatan efesiensi bagi lini pembiayaan elektronik dengan mengoptimalkan sumber daya Adira Finance. Ia juga tidak merinci berapa perusahaannya menyiapkan dana pengambilalihan ini.

"Secara material tidak terlalu besar, karena pembiayaan Adira Quantum baru sekitar Rp2 triliun, sedangkan kita [Adira Finance] pembiayaan mencapai Rp46 triliun," imbuhnya.

Seperti diketahui Bank Danamon memiliki tiga anak usaha dan sekaligus pengendali yakni Adira Finance, Adira Quantum dan Adira Insurance. Pada Adira Quantum perusahaan memiliki saham sebesar 99%, sedangkan pada Adira Finance perusahaan memiliki 95% saham sedangkan sisanya digenggam publik 4,5% dan Adira Insurance 0,5%. Sementara pada Adira Insurance perusahaan menggenggam 90% saham.

Selain itu menurut Hafid, perusahaannya juga tengah mengkaji perluasan pembiayaan seiring dengan kelonggaran yang diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan bagi perusahaan pembiayaan. Namun ia enggan membuka bidang yang akan dibiayai perusahaan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adira dinamika multi finance bank danamon
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top